Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-1479
Desa Siumbatu, Kabupaten Morowali

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199896.501998-07-11
2199978.341999-12-06
32000113.602000-07-04
42001125.142001-11-25
52002201.682002-06-19
6200398.542003-12-13
72004157.142004-05-31
82005157.162005-04-09
9200678.632006-02-15
102007114.752007-06-13
112008129.192008-12-29
122009104.722009-11-24
132010138.242010-08-03
142011171.302011-07-11
152012105.242012-07-06
162013106.742013-07-10
172014106.602014-04-20
182015102.372015-05-04
19201688.912016-03-16
20201795.562017-07-26
212018135.372018-07-01
222019124.042019-06-07
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
96.50 mm
1999
78.34 mm
2000
113.60 mm
2001
125.14 mm
2002
201.68 mm
2003
98.54 mm
2004
157.14 mm
2005
157.16 mm
2006
78.63 mm
2007
114.75 mm
2008
129.19 mm
2009
104.72 mm
2010
138.24 mm
2011
171.30 mm
2012
105.24 mm
2013
106.74 mm
2014
106.60 mm
2015
102.37 mm
2016
88.91 mm
2017
95.56 mm
2018
135.37 mm
2019
124.04 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 119.54 mm
  • Median: 110.17 mm
  • Standar Deviasi: 30.83 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.06
  • Kurtosis: 1.04
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan
(mm)
20.3665114.94
51.4999147.437
102.2504168.954
202.9702189.592
253.1985196.139
503.9019216.307
1004.6001236.326
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net