Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2339
Desa Lamanabi, Kabupaten Flores Timur

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199844.861998-12-24
2199961.041999-12-07
3200058.942000-02-12
4200170.452001-11-30
5200241.202002-02-04
6200376.282003-04-01
72004146.752004-02-03
82005104.812005-02-02
9200659.902006-12-31
10200777.772007-12-29
11200878.202008-03-01
12200995.732009-02-01
13201072.972010-12-11
14201172.892011-01-15
15201281.602012-03-13
162013123.362013-02-26
172014150.122014-01-16
18201586.102015-01-24
19201678.542016-01-24
20201758.442017-03-26
21201885.282018-02-25
22201968.042019-02-10
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
44.86 mm
1999
61.04 mm
2000
58.94 mm
2001
70.45 mm
2002
41.20 mm
2003
76.28 mm
2004
146.75 mm
2005
104.81 mm
2006
59.90 mm
2007
77.77 mm
2008
78.20 mm
2009
95.73 mm
2010
72.97 mm
2011
72.89 mm
2012
81.60 mm
2013
123.36 mm
2014
150.12 mm
2015
86.10 mm
2016
78.54 mm
2017
58.44 mm
2018
85.28 mm
2019
68.04 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 81.51 mm
  • Median: 77.03 mm
  • Standar Deviasi: 28.37 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.21
  • Kurtosis: 1.33
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366577.284
51.4999107.185
102.2504126.983
202.9702145.973
253.1985151.996
503.9019170.553
1004.6001188.973
2005.2958207.325
10006.9073249.837
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net