Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2374
Desa Loce, Kabupaten Manggarai

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
11998108.021998-01-19
2199995.891999-03-31
32000116.772000-01-20
42001105.152001-02-05
5200295.242002-02-03
62003144.812003-02-27
72004172.662004-02-03
82005112.012005-04-09
92006100.432006-04-03
102007191.072007-03-02
112008126.052008-11-09
12200989.672009-03-01
132010106.872010-03-27
142011107.172011-02-05
152012108.342012-03-09
162013126.892013-04-08
17201469.472014-11-26
182015116.532015-02-21
192016144.272016-01-30
202017114.662017-02-27
21201867.792018-11-30
22201992.932019-01-22
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
108.02 mm
1999
95.89 mm
2000
116.77 mm
2001
105.15 mm
2002
95.24 mm
2003
144.81 mm
2004
172.66 mm
2005
112.01 mm
2006
100.43 mm
2007
191.07 mm
2008
126.05 mm
2009
89.67 mm
2010
106.87 mm
2011
107.17 mm
2012
108.34 mm
2013
126.89 mm
2014
69.47 mm
2015
116.53 mm
2016
144.27 mm
2017
114.66 mm
2018
67.79 mm
2019
92.93 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 114.21 mm
  • Median: 108.18 mm
  • Standar Deviasi: 29.14 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.02
  • Kurtosis: 1.60
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.3665109.869
51.4999140.586
102.2504160.923
202.9702180.431
253.1985186.62
503.9019205.683
1004.6001224.605
2005.2958243.458
10006.9073287.13
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net