Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2378
Desa Bilal, Kabupaten Flores Timur

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199843.561998-02-22
2199965.851999-06-18
3200067.982000-05-11
4200129.082001-03-17
5200245.782002-02-04
6200396.922003-04-01
7200476.532004-02-03
8200572.992005-12-17
9200651.082006-03-02
10200782.662007-11-12
11200883.262008-02-21
12200979.822009-03-01
13201064.712010-12-08
142011113.142011-02-23
15201255.572012-03-13
162013120.272013-02-26
172014179.492014-01-16
182015120.842015-12-20
19201657.022016-01-26
20201754.562017-01-26
21201861.212018-01-30
222019114.222019-02-10
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
43.56 mm
1999
65.85 mm
2000
67.98 mm
2001
29.08 mm
2002
45.78 mm
2003
96.92 mm
2004
76.53 mm
2005
72.99 mm
2006
51.08 mm
2007
82.66 mm
2008
83.26 mm
2009
79.82 mm
2010
64.71 mm
2011
113.14 mm
2012
55.57 mm
2013
120.27 mm
2014
179.49 mm
2015
120.84 mm
2016
57.02 mm
2017
54.56 mm
2018
61.21 mm
2019
114.22 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 78.93 mm
  • Median: 70.49 mm
  • Standar Deviasi: 34.11 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.29
  • Kurtosis: 2.23
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366573.85
51.4999109.797
102.2504133.597
202.9702156.427
253.1985163.669
503.9019185.978
1004.6001208.122
2005.2958230.185
10006.9073281.293
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net