Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2379
Desa Lewoeleng, Kabupaten Lembata

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199870.091998-12-24
2199957.831999-03-02
3200067.122000-05-11
4200166.582001-11-17
5200252.342002-02-04
6200363.622003-12-19
7200457.822004-12-29
8200569.542005-12-17
9200668.532006-03-02
10200768.262007-12-26
11200874.072008-02-21
12200960.972009-03-01
13201058.702010-04-20
14201188.002011-01-11
15201246.312012-12-31
162013114.002013-02-26
17201469.482014-01-06
18201592.092015-12-20
19201652.532016-02-04
20201753.712017-03-19
21201888.252018-01-13
222019176.052019-02-10
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
70.09 mm
1999
57.83 mm
2000
67.12 mm
2001
66.58 mm
2002
52.34 mm
2003
63.62 mm
2004
57.82 mm
2005
69.54 mm
2006
68.53 mm
2007
68.26 mm
2008
74.07 mm
2009
60.97 mm
2010
58.70 mm
2011
88.00 mm
2012
46.31 mm
2013
114.00 mm
2014
69.48 mm
2015
92.09 mm
2016
52.53 mm
2017
53.71 mm
2018
88.25 mm
2019
176.05 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 73.45 mm
  • Median: 67.69 mm
  • Standar Deviasi: 27.69 mm
  • Skewness (Kemencengan): 2.71
  • Kurtosis: 8.93
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih tajam dari normal (leptokurtik), yang menunjukkan adanya nilai ekstrem. Metode Distribusi Gumbel atau Log Pearson Tipe III lebih sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366569.323
51.499998.504
102.2504117.825
202.9702136.357
253.1985142.236
503.9019160.346
1004.6001178.322
2005.2958196.233
10006.9073237.721
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net