Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2380
Desa Muriabang, Kabupaten Alor

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199863.821998-04-07
2199968.671999-04-04
3200073.302000-05-11
4200159.782001-11-10
5200245.652002-12-07
6200372.322003-12-19
7200456.882004-10-25
8200547.612005-12-09
9200676.782006-03-02
10200792.192007-11-12
11200879.592008-02-21
12200971.642009-02-17
13201048.652010-02-17
14201179.042011-01-11
15201244.202012-12-31
16201356.442013-02-23
17201458.682014-01-16
18201574.122015-01-24
19201661.162016-01-23
20201767.622017-01-22
212018115.152018-01-17
222019177.662019-02-10
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
63.82 mm
1999
68.67 mm
2000
73.30 mm
2001
59.78 mm
2002
45.65 mm
2003
72.32 mm
2004
56.88 mm
2005
47.61 mm
2006
76.78 mm
2007
92.19 mm
2008
79.59 mm
2009
71.64 mm
2010
48.65 mm
2011
79.04 mm
2012
44.20 mm
2013
56.44 mm
2014
58.68 mm
2015
74.12 mm
2016
61.16 mm
2017
67.62 mm
2018
115.15 mm
2019
177.66 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 72.31 mm
  • Median: 68.14 mm
  • Standar Deviasi: 28.61 mm
  • Skewness (Kemencengan): 2.62
  • Kurtosis: 8.70
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih tajam dari normal (leptokurtik), yang menunjukkan adanya nilai ekstrem. Metode Distribusi Gumbel atau Log Pearson Tipe III lebih sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366568.05
51.499998.203
102.2504118.166
202.9702137.316
253.1985143.39
503.9019162.103
1004.6001180.677
2005.2958199.184
10006.9073242.053
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net