Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2407
Desa Natatoto, Kabupaten Nagekeo
| No. | Tahun | Curah Hujan (mm) | Tanggal |
|---|---|---|---|
| 1 | 1998 | 80.78 | 1998-03-14 |
| 2 | 1999 | 109.43 | 1999-02-24 |
| 3 | 2000 | 88.76 | 2000-03-05 |
| 4 | 2001 | 62.00 | 2001-12-04 |
| 5 | 2002 | 75.27 | 2002-04-10 |
| 6 | 2003 | 191.54 | 2003-03-31 |
| 7 | 2004 | 69.74 | 2004-11-28 |
| 8 | 2005 | 72.21 | 2005-04-09 |
| 9 | 2006 | 127.90 | 2006-12-31 |
| 10 | 2007 | 94.25 | 2007-03-23 |
| 11 | 2008 | 90.02 | 2008-02-19 |
| 12 | 2009 | 111.44 | 2009-03-01 |
| 13 | 2010 | 102.02 | 2010-02-08 |
| 14 | 2011 | 56.46 | 2011-03-31 |
| 15 | 2012 | 130.65 | 2012-03-14 |
| 16 | 2013 | 95.27 | 2013-04-08 |
| 17 | 2014 | 93.70 | 2014-03-14 |
| 18 | 2015 | 70.10 | 2015-12-03 |
| 19 | 2016 | 86.76 | 2016-02-06 |
| 20 | 2017 | 96.32 | 2017-11-30 |
| 21 | 2018 | 62.99 | 2018-12-27 |
| 22 | 2019 | 77.65 | 2019-12-28 |
Histogram Curah Hujan
Statistik Deskriptif Curah Hujan
- Rata-rata: 92.97 mm
- Median: 89.39 mm
- Standar Deviasi: 29.69 mm
- Skewness (Kemencengan): 1.83
- Kurtosis: 4.88
Skewness (Kemencengan)
Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.
Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:
- Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
- Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
- Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.
Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.
Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih tajam dari normal (leptokurtik), yang menunjukkan adanya nilai ekstrem. Metode Distribusi Gumbel atau Log Pearson Tipe III lebih sesuai.
Metode Distribusi Gumbel
Parameter Gumbel :
- Jumlah Data : 22 tahun
- Yn : 0.526800
- Sn : 1.075400
Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net
Kala Ulang (Tahun) YT CH Rancangan (mm) 2 0.3665 88.541 5 1.4999 119.835 10 2.2504 140.555 20 2.9702 160.429 25 3.1985 166.734 50 3.9019 186.155 100 4.6001 205.432 200 5.2958 224.64 1000 6.9073 269.132
