Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2410
Desa Riit, Kabupaten Sikka

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199858.211998-12-01
2199986.081999-03-03
3200068.142000-02-12
4200197.272001-12-18
5200265.972002-12-29
62003163.792003-03-31
7200462.512004-03-01
82005101.632005-10-20
9200672.342006-04-01
10200760.262007-12-22
11200858.452008-02-21
12200975.502009-03-03
13201047.762010-05-14
14201167.972011-11-26
15201259.792012-03-14
162013103.782013-04-08
17201448.092014-01-16
18201550.742015-04-04
19201694.562016-01-30
202017133.142017-04-01
21201865.602018-02-15
22201953.462019-12-29
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
58.21 mm
1999
86.08 mm
2000
68.14 mm
2001
97.27 mm
2002
65.97 mm
2003
163.79 mm
2004
62.51 mm
2005
101.63 mm
2006
72.34 mm
2007
60.26 mm
2008
58.45 mm
2009
75.50 mm
2010
47.76 mm
2011
67.97 mm
2012
59.79 mm
2013
103.78 mm
2014
48.09 mm
2015
50.74 mm
2016
94.56 mm
2017
133.14 mm
2018
65.60 mm
2019
53.46 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 77.05 mm
  • Median: 66.97 mm
  • Standar Deviasi: 29.00 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.65
  • Kurtosis: 2.83
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366572.724
51.4999103.29
102.2504123.527
202.9702142.939
253.1985149.097
503.9019168.066
1004.6001186.895
2005.2958205.655
10006.9073249.111
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net