Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2412
Desa Pruda, Kabupaten Sikka

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199859.101998-12-25
2199990.081999-03-01
3200078.082000-02-12
4200165.042001-12-23
5200268.562002-04-10
62003100.832003-04-01
7200451.532004-02-03
8200571.312005-10-20
92006114.792006-03-03
10200752.102007-12-29
11200852.622008-02-15
12200951.142009-01-30
13201056.122010-02-27
14201166.262011-01-11
15201254.162012-01-03
16201385.202013-02-21
172014127.812014-01-16
18201591.222015-01-27
19201673.972016-12-01
20201775.142017-04-01
21201859.142018-12-27
22201971.332019-02-10
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
59.10 mm
1999
90.08 mm
2000
78.08 mm
2001
65.04 mm
2002
68.56 mm
2003
100.83 mm
2004
51.53 mm
2005
71.31 mm
2006
114.79 mm
2007
52.10 mm
2008
52.62 mm
2009
51.14 mm
2010
56.12 mm
2011
66.26 mm
2012
54.16 mm
2013
85.20 mm
2014
127.81 mm
2015
91.22 mm
2016
73.97 mm
2017
75.14 mm
2018
59.14 mm
2019
71.33 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 73.43 mm
  • Median: 69.93 mm
  • Standar Deviasi: 21.02 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.15
  • Kurtosis: 0.94
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366570.301
51.499992.452
102.2504107.117
202.9702121.184
253.1985125.647
503.9019139.393
1004.6001153.038
2005.2958166.633
10006.9073198.125
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net