Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2430
Desa Teun, Kabupaten Belu

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199866.321998-04-23
2199961.071999-12-11
32000131.242000-05-16
4200160.212001-02-01
5200264.382002-11-30
62003107.582003-03-30
7200487.802004-02-18
8200566.532005-11-27
92006145.522006-03-02
102007134.772007-06-25
11200876.242008-02-21
12200994.612009-05-05
13201056.202010-12-19
142011107.502011-01-11
15201277.782012-02-18
16201360.482013-06-21
17201457.442014-02-13
182015125.352015-03-23
19201687.122016-12-01
20201748.632017-01-19
212018180.362018-01-09
22201967.262019-03-07
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
66.32 mm
1999
61.07 mm
2000
131.24 mm
2001
60.21 mm
2002
64.38 mm
2003
107.58 mm
2004
87.80 mm
2005
66.53 mm
2006
145.52 mm
2007
134.77 mm
2008
76.24 mm
2009
94.61 mm
2010
56.20 mm
2011
107.50 mm
2012
77.78 mm
2013
60.48 mm
2014
57.44 mm
2015
125.35 mm
2016
87.12 mm
2017
48.63 mm
2018
180.36 mm
2019
67.26 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 89.29 mm
  • Median: 77.01 mm
  • Standar Deviasi: 35.17 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.08
  • Kurtosis: 0.51
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366584.048
51.4999121.115
102.2504145.656
202.9702169.197
253.1985176.664
503.9019199.668
1004.6001222.502
2005.2958245.252
10006.9073297.952
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net