Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2433
Desa Umbu Pabal Selatan, Kabupaten Sumba Tengah

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199882.571998-01-20
21999100.051999-02-24
3200072.002000-12-03
4200172.592001-11-28
52002156.712002-04-11
62003125.372003-04-01
7200498.802004-01-30
8200595.442005-11-20
9200670.042006-03-13
10200766.842007-12-23
11200861.912008-01-29
12200971.482009-02-10
13201063.352010-09-17
14201159.032011-01-11
15201280.482012-03-19
16201386.692013-05-16
17201476.962014-01-31
18201576.632015-12-19
19201671.102016-11-26
20201770.252017-02-01
212018147.972018-02-21
22201981.732019-04-13
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
82.57 mm
1999
100.05 mm
2000
72.00 mm
2001
72.59 mm
2002
156.71 mm
2003
125.37 mm
2004
98.80 mm
2005
95.44 mm
2006
70.04 mm
2007
66.84 mm
2008
61.91 mm
2009
71.48 mm
2010
63.35 mm
2011
59.03 mm
2012
80.48 mm
2013
86.69 mm
2014
76.96 mm
2015
76.63 mm
2016
71.10 mm
2017
70.25 mm
2018
147.97 mm
2019
81.73 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 85.82 mm
  • Median: 76.80 mm
  • Standar Deviasi: 26.34 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.70
  • Kurtosis: 2.34
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366581.891
51.4999109.653
102.2504128.033
202.9702145.664
253.1985151.257
503.9019168.485
1004.6001185.587
2005.2958202.625
10006.9073242.095
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net