Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2440
Desa Kleseleon, Kabupaten Malaka

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199882.051998-11-27
2199971.351999-03-01
32000109.982000-01-18
4200160.742001-12-02
5200268.672002-01-30
6200389.602003-06-16
7200488.252004-02-21
8200598.192005-11-27
92006136.012006-03-02
102007108.992007-06-25
11200868.322008-12-11
122009113.882009-12-17
13201092.322010-01-23
14201198.142011-03-26
152012100.702012-12-24
16201370.262013-12-19
17201456.012014-02-13
18201587.682015-03-23
19201670.222016-12-01
20201763.872017-01-08
212018174.152018-01-17
222019107.762019-01-20
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
82.05 mm
1999
71.35 mm
2000
109.98 mm
2001
60.74 mm
2002
68.67 mm
2003
89.60 mm
2004
88.25 mm
2005
98.19 mm
2006
136.01 mm
2007
108.99 mm
2008
68.32 mm
2009
113.88 mm
2010
92.32 mm
2011
98.14 mm
2012
100.70 mm
2013
70.26 mm
2014
56.01 mm
2015
87.68 mm
2016
70.22 mm
2017
63.87 mm
2018
174.15 mm
2019
107.76 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 91.69 mm
  • Median: 88.92 mm
  • Standar Deviasi: 27.48 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.33
  • Kurtosis: 2.63
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366587.592
51.4999116.55
102.2504135.724
202.9702154.115
253.1985159.949
503.9019177.921
1004.6001195.76
2005.2958213.534
10006.9073254.706
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net