Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2441
Desa Praibakul, Kabupaten Sumba Timur

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199886.451998-12-24
2199977.051999-02-07
3200049.682000-12-03
4200169.362001-03-25
52002120.162002-04-11
62003142.542003-04-01
7200457.642004-11-24
82005104.452005-11-20
9200660.102006-03-03
10200774.242007-12-23
11200868.702008-11-20
12200992.092009-02-10
13201076.712010-01-15
14201180.802011-04-09
15201264.542012-04-27
16201358.032013-04-08
17201444.952014-03-19
18201587.982015-12-19
19201664.102016-11-26
20201781.992017-02-28
212018111.612018-02-21
22201969.002019-12-28
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
86.45 mm
1999
77.05 mm
2000
49.68 mm
2001
69.36 mm
2002
120.16 mm
2003
142.54 mm
2004
57.64 mm
2005
104.45 mm
2006
60.10 mm
2007
74.24 mm
2008
68.70 mm
2009
92.09 mm
2010
76.71 mm
2011
80.80 mm
2012
64.54 mm
2013
58.03 mm
2014
44.95 mm
2015
87.98 mm
2016
64.10 mm
2017
81.99 mm
2018
111.61 mm
2019
69.00 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 79.19 mm
  • Median: 75.47 mm
  • Standar Deviasi: 23.70 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.08
  • Kurtosis: 1.20
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366575.657
51.4999100.637
102.2504117.176
202.9702133.041
253.1985138.073
503.9019153.576
1004.6001168.964
2005.2958184.296
10006.9073219.812
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net