Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2450
Desa Nangga, Kabupaten Sumba Timur

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199860.191998-01-20
2199975.601999-03-24
3200053.822000-11-13
42001113.072001-01-20
5200282.742002-02-15
62003123.302003-01-15
7200451.322004-11-24
8200550.522005-11-20
9200665.522006-04-20
10200749.512007-04-01
11200845.782008-12-12
12200997.472009-03-03
13201051.612010-12-14
14201154.892011-01-11
15201243.682012-04-26
16201364.452013-02-02
17201488.302014-03-19
18201578.062015-12-19
19201655.142016-01-18
202017122.102017-04-02
21201840.422018-11-27
22201940.752019-02-13
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
60.19 mm
1999
75.60 mm
2000
53.82 mm
2001
113.07 mm
2002
82.74 mm
2003
123.30 mm
2004
51.32 mm
2005
50.52 mm
2006
65.52 mm
2007
49.51 mm
2008
45.78 mm
2009
97.47 mm
2010
51.61 mm
2011
54.89 mm
2012
43.68 mm
2013
64.45 mm
2014
88.30 mm
2015
78.06 mm
2016
55.14 mm
2017
122.10 mm
2018
40.42 mm
2019
40.75 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 68.56 mm
  • Median: 57.66 mm
  • Standar Deviasi: 25.88 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.02
  • Kurtosis: -0.03
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366564.699
51.499991.976
102.2504110.036
202.9702127.359
253.1985132.854
503.9019149.783
1004.6001166.586
2005.2958183.328
10006.9073222.109
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net