Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2451
Desa Tamma, Kabupaten Sumba Timur

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199868.561998-01-20
2199985.991999-03-24
3200059.012000-04-22
42001127.232001-01-20
5200283.482002-02-15
62003119.762003-01-15
7200459.442004-11-24
8200551.082005-11-28
9200664.692006-05-04
10200768.512007-04-01
11200854.942008-03-22
122009193.992009-03-04
13201052.012010-04-20
14201167.942011-02-08
15201236.372012-01-01
16201354.842013-04-08
17201437.952014-12-31
18201565.672015-12-19
19201645.872016-01-18
202017125.902017-04-02
21201832.822018-01-05
22201957.192019-03-13
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
68.56 mm
1999
85.99 mm
2000
59.01 mm
2001
127.23 mm
2002
83.48 mm
2003
119.76 mm
2004
59.44 mm
2005
51.08 mm
2006
64.69 mm
2007
68.51 mm
2008
54.94 mm
2009
193.99 mm
2010
52.01 mm
2011
67.94 mm
2012
36.37 mm
2013
54.84 mm
2014
37.95 mm
2015
65.67 mm
2016
45.87 mm
2017
125.90 mm
2018
32.82 mm
2019
57.19 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 73.33 mm
  • Median: 62.06 mm
  • Standar Deviasi: 37.90 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.86
  • Kurtosis: 3.91
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih tajam dari normal (leptokurtik), yang menunjukkan adanya nilai ekstrem. Metode Distribusi Gumbel atau Log Pearson Tipe III lebih sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366567.679
51.4999107.619
102.2504134.063
202.9702159.428
253.1985167.474
503.9019192.261
1004.6001216.865
2005.2958241.378
10006.9073298.163
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net