Data Pos Hujan merupakan informasi curah hujan yang dikumpulkan dari stasiun pengamatan cuaca atau hidrologi, yang umumnya disebut pos hujan. Data ini digunakan untuk berbagai keperluan analisis hidrologi seperti perhitungan curah hujan rencana, banjir rencana, dan desain infrastruktur air.
Terdapat dua jenis utama pos hujan:
Dalam praktiknya, data pos hujan diperlukan dalam bentuk Hujan Harian Maksimum Tahunan (HHMT) untuk keperluan analisis frekuensi. Namun, keterbatasan spasial (penempatan pos yang tidak merata) dan keterbatasan temporal (data tidak konsisten atau kurang dari 20 tahun) menjadi tantangan dalam penggunaannya. Oleh karena itu, dalam analisis modern, data dari pos hujan sering dikombinasikan atau dikoreksi menggunakan data dari satelit hujan seperti TRMM atau GPM.