Zona Transisi

Zona Transisi adalah lapisan antara zona aerasi dan zona jenuh di dalam tanah, yang mengalami perubahan kandungan air secara dinamis tergantung kondisi cuaca dan pasokan air.

Dalam ilmu hidrologi dan hidrogeologi, Zona Transisi adalah bagian dari profil tanah yang terletak di antara zona aerasi (unsaturated zone) dan zona jenuh (saturated zone). Zona ini juga sering disebut sebagai capillary fringe atau zona kapiler.

Ciri khas dari zona transisi adalah adanya air yang tertahan oleh gaya kapiler dari zona jenuh di bawahnya. Walaupun tidak seluruh pori-pori tanah terisi air (seperti pada zona jenuh), namun kelembaban tanah di zona ini cukup tinggi dan fluktuatif tergantung:

  • Curah hujan
  • Evaporasi
  • Infiltrasi air permukaan
  • Fluktuasi muka air tanah

Secara hidrologis, zona transisi sangat penting karena:

  • Menjadi jalur utama pergerakan air dari permukaan menuju zona jenuh
  • Berpengaruh terhadap ketersediaan air tanah untuk akar tanaman
  • Menentukan kecepatan dan arah pergerakan polutan menuju air tanah

Pemahaman terhadap zona transisi dibutuhkan dalam kajian neraca air tanah, desain sistem drainase bawah tanah, serta pengelolaan lahan pertanian dan sanitasi. Perubahan dinamika zona ini juga menjadi indikator penting dalam studi perubahan iklim dan penggunaan lahan.

Tags: Iklim