Perhitungan volume pekerjaan Dinding Penahan Tanah berdasarkan tipe, dimensi, panjang struktur, asumsi quantity awal, mapping AHSP, dan hasil tulangan jika tersedia.
Tipe: DPT Beton Bertulang Kantilever
40.00
Panjang DPT (m)
3.00
Tinggi Total (m)
8
Item Quantity
8
Item Terpetakan AHSP
Quantity berikut dihitung dari data dimensi saat ini dan sudah membaca mapping AHSP jika tersedia.
| No | Kode | Uraian Pekerjaan | Volume | Satuan | AHSP | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | GALIAN_TANAH |
Galian tanah pondasi DPT
Pendekatan: (B + 2 × ruang kerja 0.50 m) × kedalaman pondasi × panjang DPT. Mapping AHSP: Menggunakan item SDA: Menggali 1 m3 tanah biasa di BA/Saluran sedalam (0-40)% Dm atau (0-<2,64) m dengan Excavator Standard.
|
56.0000 | m3 | A.3.01.1c.10 | terpetakan |
| 2 | LANTAI_KERJA |
Beton lantai kerja tebal 10 cm
Pendekatan: lebar dasar × 0.10 m × panjang DPT. Mapping AHSP: Menggunakan item beton mutu rendah f'c 10 MPa sebagai pendekatan beton lantai kerja.
|
7.2000 | m3 | A.1.03.1a.1 | terpetakan |
| 3 | BETON_STRUKTUR |
Beton bertulang DPT kantilever
Volume beton = volume pelat dasar + volume stem. Rasio berdasarkan geometri input. Mapping AHSP: Menggunakan item beton mutu rendah f'c 25 MPa sebagai pendekatan beton struktur DPT. Mutu beton harus disesuaikan dengan desain.
|
48.6000 | m3 | A.1.03.1b.2 | terpetakan |
| 4 | BEKISTING |
Bekisting DPT beton bertulang
Pendekatan awal: 2 sisi stem + sisi pelat dasar. Mapping AHSP: Menggunakan item bekisting biasa dinding beton dengan multiflex 12 mm atau 18 mm.
|
240.0000 | m2 | A.1.03.2f.1 | terpetakan |
| 5 | PEMBESIAN |
Pembesian DPT beton bertulang
Volume pembesian diambil dari total berat tabel dpt_tulangan hasil pradesain tulangan. Mapping AHSP: Menggunakan item CK penulangan slab untuk BjTS diameter ≥ 12 mm sebagai pendekatan pembesian.
|
8,268.8427 | kg | 2.2.1.1.2a | terpetakan |
| 6 | WEEP_HOLE |
Pipa suling-suling / weep hole
Pendekatan jumlah = ceil(panjang/2 m) × floor(tinggi tanah/1 m). Mapping AHSP: Pasangan Pipa Suling-suling
|
200.0000 | bh | A.1.02.5d.3 | terpetakan |
| 7 | FILTER_GRANULAR |
Filter granular belakang DPT
Pendekatan: tebal filter 0.30 m × tinggi tanah tertahan × panjang DPT. Mapping AHSP: Menggunakan item timbunan dengan pasir urug tanpa pemadatan sebagai pendekatan filter granular.
|
120.0000 | m3 | 1.3.1.2 | terpetakan |
| 8 | URUGAN_KEMBALI |
Urugan kembali belakang DPT
Pendekatan awal mengikuti volume zona filter/urugan belakang. Dapat disesuaikan pada tahap detail. Mapping AHSP: Menggunakan item urukan tanah biasa atau tanah liat berpasir tanpa pemadatan sebagai pendekatan urugan kembali.
|
120.0000 | m3 | 1.3.1.4 | terpetakan |
Data berikut adalah quantity yang sudah tersimpan pada tabel dpt_quantity.
| No | Kode | Uraian Pekerjaan | Volume | Satuan | AHSP | Mapping |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | GALIAN_TANAH |
Galian tanah pondasi DPT
Pendekatan: (B + 2 × ruang kerja 0.50 m) × kedalaman pondasi × panjang DPT. Mapping AHSP: Menggunakan item SDA: Menggali 1 m3 tanah biasa di BA/Saluran sedalam (0-40)% Dm atau (0-<2,64) m dengan Excavator Standard.
|
56.0000 | m3 | A.3.01.1c.10 | terpetakan |
| 2 | LANTAI_KERJA |
Beton lantai kerja tebal 10 cm
Pendekatan: lebar dasar × 0.10 m × panjang DPT. Mapping AHSP: Menggunakan item beton mutu rendah f'c 10 MPa sebagai pendekatan beton lantai kerja.
|
7.2000 | m3 | A.1.03.1a.1 | terpetakan |
| 3 | BETON_STRUKTUR |
Beton bertulang DPT kantilever
Volume beton = volume pelat dasar + volume stem. Rasio berdasarkan geometri input. Mapping AHSP: Menggunakan item beton mutu rendah f'c 25 MPa sebagai pendekatan beton struktur DPT. Mutu beton harus disesuaikan dengan desain.
|
67.5000 | m3 | A.1.03.1b.2 | terpetakan |
| 4 | BEKISTING |
Bekisting DPT beton bertulang
Pendekatan awal: 2 sisi stem + sisi pelat dasar. Mapping AHSP: Menggunakan item bekisting biasa dinding beton dengan multiflex 12 mm atau 18 mm.
|
240.0000 | m2 | A.1.03.2f.1 | terpetakan |
| 5 | PEMBESIAN |
Pembesian DPT beton bertulang
Volume pembesian diambil dari total berat tabel dpt_tulangan hasil pradesain tulangan. Mapping AHSP: Menggunakan item CK penulangan slab untuk BjTS diameter ≥ 12 mm sebagai pendekatan pembesian.
|
8,268.8427 | kg | 2.2.1.1.2a | terpetakan |
| 6 | WEEP_HOLE |
Pipa suling-suling / weep hole
Pendekatan jumlah = ceil(panjang/2 m) × floor(tinggi tanah/1 m). Mapping AHSP: Pasangan Pipa Suling-suling
|
60.0000 | bh | A.1.02.5d.3 | terpetakan |
| 7 | FILTER_GRANULAR |
Filter granular belakang DPT
Pendekatan: tebal filter 0.30 m × tinggi tanah tertahan × panjang DPT. Mapping AHSP: Menggunakan item timbunan dengan pasir urug tanpa pemadatan sebagai pendekatan filter granular.
|
36.0000 | m3 | 1.3.1.2 | terpetakan |
| 8 | URUGAN_KEMBALI |
Urugan kembali belakang DPT
Pendekatan awal mengikuti volume zona filter/urugan belakang. Dapat disesuaikan pada tahap detail. Mapping AHSP: Menggunakan item urukan tanah biasa atau tanah liat berpasir tanpa pemadatan sebagai pendekatan urugan kembali.
|
36.0000 | m3 | 1.3.1.4 | terpetakan |
| Tipe DPT | DPT Beton Bertulang Kantilever |
| Panjang | 40.00 m |
| Tinggi total | 3.00 m |
| Tinggi tanah | 10.00 m |
| Lebar atas | 0.00 m |
| Lebar bawah | 1.80 m |
| Kedalaman pondasi | 0.50 m |
| Tebal pelat dasar | 0.30 m |
| Heel | 1.08 m |
| Toe | 0.72 m |
| Item Preview | 8 |
| Terpetakan AHSP | 8 |
| Manual / belum peta | 0 |
| Item Tersimpan | 8 |
dpt_ahsp_mapping. Setelah mapping diubah,
generate ulang quantity sebelum generate RAB.
dpt_tulangan.