hidrologi.net
Innovating Water Management
Modul: Sungai / Sabo
Tanggal cetak: 20-06-2026 01:19
ID Analisa: 1
Status Tahapan: Pradesain Hidrolik
Status Stabilitas: Aman

Laporan Analisa Sabodam

Perhitungan Sabodam 1 — Basic Design Sabodam 1

1. Identitas Pekerjaan

Kode AnalisaSABO-20260427-0001
Nama AnalisaPerhitungan Sabodam 1
Nama PekerjaanBasic Design Sabodam 1
Nama SungaiSungai Contoh 1
DAS / Sub-DASDAS Contoh 1
LokasiKelurahan 1, Kecamatan 1, Kota Padang, Sumatera Barat
Tahun Desain2026
Jenis KegiatanDesain Baru
Tanggal Dibuat27-04-2026 14:55
Tanggal Update17-06-2026 14:49

2. Rekomendasi dan Tipe Desain

Rekomendasi TipeSabodam Tipe Tertutup
Tipe DesainSabodam Tipe Tertutup
Status TahapanPradesain Hidrolik
Status StabilitasAman

Dasar Rekomendasi

Skor Tipe Tertutup36
Skor Tipe Terbuka19
Tingkat KeyakinanTinggi
Alasan Teknis- Apa fungsi utama sabodam pada lokasi ini?: Menampung sedimen secara tetap atau sementara
- Bagaimana karakter aliran sedimen/debris di lokasi?: Didominasi pasir, kerikil, atau kerakal kecil
- Bagaimana ukuran material besar/boulder yang dijumpai?: Umumnya kurang dari 0,5 m
- Apakah tersedia ruang tampungan sedimen di hulu rencana sabodam?: Tersedia luas dan tidak mengganggu aset penting
- Bagaimana posisi lokasi rencana terhadap alur sungai?: Ruas sungai relatif lurus
- Apakah sebagian sedimen perlu tetap diloloskan ke hilir?: Tidak perlu, sedimen sebaiknya ditahan sebanyak mungkin
- Bagaimana potensi penyumbatan oleh kayu hanyut atau material campuran?: Rendah
- Bagaimana kondisi geologi atau fondasi awal lokasi rencana?: Relatif baik / batuan atau tanah dasar kuat
- Apakah terdapat kondisi khusus yang memerlukan kajian hidrolik lebih rinci?: Tidak ada kondisi khusus yang dominan
- Seberapa lengkap data awal yang tersedia?: Sebagian data tersedia
Data Perlu Dilengkapi- Saboplan untuk menentukan kebutuhan jumlah sabodam dan kapasitas tampungan.
- Investigasi geoteknik dan parameter fondasi.
- Kajian sedimen, gradasi material, D50, D95, dan diameter boulder maksimum.

3. Data Teknis Minimal

Kemiringan Dasar Sungai, I0.287000
Sudut Dasar Sungai, θ16.013°
Lebar Sungai, B20.000 m
Tinggi Dam Rencana, h5.500 m
Tinggi Sedimen, hs3.000 m
Tinggi Total Dam, H8.500 m
Debit Banjir Rencana, Qp20.000 m³/s
D5075.000 mm
D951.200 m
Sudut Geser Sedimen, φ35.000°
Daya Dukung Tanah Izin647.200 kPa

Parameter Material dan Hidrolik

ρ Campuran1.2000
σ Sedimen2.3400
C*0.6000
Cs0.5000
γc Beton23.400 kN/m³
γs Sedimen14.700 kN/m³
γw Air9.800 kN/m³
Koefisien Pelimpahan, C0.6000
n Manning Debris0.1000
Koefisien Geser Fondasi, f0.6000
Kohesi, c0.000 kPa

4. Parameter Geometri Desain Tubuh Dam

Lebar mercu manual, b2 manualTidak diisi
Kemiringan hulu manual, m manual0.600
Kemiringan hilir manual, n manualTidak diisi
m hitung0.279
m dipakai0.600
n dipakai0.200
b2 dipakai3.000 m
Lebar dasar dam, b2′9.800 m
Rumus geometri:
b2′ = mH + nH + b2. Jika input manual b2/m/n diisi, maka nilai manual digunakan pada pradesain.

5. Hasil Pradesain Hidrolik

Cd Hitung0.731
Cd Desain0.540
Debit Banjir, Qp20.000 m³/s
Debit Desain, Qd30.800 m³/s
Debit Puncak Debris, Qsp200.000 m³/s
Lebar Aliran Debris16.000 m
Tinggi Aliran Debris, hd1.900 m
Kecepatan Debris, Vdf6.990 m/s

Dimensi Utama

Lebar Sungai, B20.000 m
Lebar Dasar Pelimpah, B116.000 m
Lebar Muka Air, B217.100 m
Tinggi Muka Air, h31.100 m
Tinggi Jagaan, F0.600 m
Lebar Mercu, b23.000 m
Kemiringan Hulu, m0.600
Kemiringan Hilir, n0.200
Lebar Dasar Dam, b2′9.800 m

Apron dan Subdam

Tebal Apron Desain1.000 m
Tebal Apron Dengan Kolam Olak0.698 m
Tebal Apron Tanpa Kolam Olak1.321 m
Panjang Apron Hidrolik14.466 m
Panjang Apron Empiris15.050 m
Panjang Apron Desain16.000 m
Tinggi Subdam Minimum2.125 m
Tinggi Subdam Maksimum2.833 m
Tinggi Subdam Desain2.600 m
Tinggi Ambang Subdam1.600 m
Kedalaman Scouring, Dh22.348 m
Tinggi Total Subdam, H25.000 m

6. Sketsa Hasil Pradesain

6.1 Sketsa Dimensi Pelimpah

B1 = 16.00 m B2 = 17.10 m h3 = 1.10 m 1 0.5 Pelimpah

6.2 Sketsa Memanjang Apron dan Subdam

Sketsa Memanjang Dam Utama - Apron / Kolam Olak - Subdam Garis dasar sungai / fondasi Muka air hulu Apron / Kolam Olak Subdam fondasi / gerusan Dam Utama mercu b2 = 3.00 m H = 8.50 m h3 = 1.10 m F = 0.60 m L apron = 16.00 m t = 1.00 m h2 = 2.60 m h1' = 1.60 m H2 = 5.00 m Dh2 = 2.35 m lw = 1.79 m x = 9.67 m Referensi pelimpah: B1 = 16.00 m ; B2 = 17.10 m Kemiringan tubuh: m = 0.60 ; n = 0.20 arah aliran

Gambar D.2 — Sketsa memanjang hasil pradesain: dam utama, apron/kolam olak, dan subdam.

7. Uraian Perhitungan Pradesain Hidrolik

Data Dasar Perhitungan

Data
Kemiringan dasar sungai, I = 0.287 Sudut dasar sungai, θ = 16.013° Lebar sungai, B = 20.000 m Tinggi dam rencana dari dasar sungai, h = 5.500 m Tinggi sedimen, hs = 3.000 m Tinggi total dam, H = 8.500 m Debit banjir, Qp = 20.000 m³/s D50 = 75.000 mm D95 = 1.200 m Sudut geser dalam sedimen, φ = 35.000° ρ = 1.200 σ = 2.340 C* = 0.600 Cs = 0.500 γc = 23.400 kN/m³ γs = 14.700 kN/m³ γw = 9.800 kN/m³
Rumus
Data dasar digunakan sebagai input untuk seluruh tahapan pradesain.
Substitusi
-
Hasil
Data dasar telah dibaca dari input data teknis minimal.
Kesimpulan Perhitungan pradesain dilanjutkan dengan analisis debit desain dan debit puncak aliran debris.

1.1 Perhitungan Konsentrasi Sedimen Aliran Debris

Data
ρ = 1.200 σ = 2.340 θ = 16.013° φ = 35.000° C* = 0.600
Rumus
Cd = ρ tan θ / ((σ − ρ) × (tan φ − tan θ)) Jika Cd ≥ 0.9 × C*, maka Cd = 0.9 × C*
Substitusi
Cd hitung = 0.731 0.9 × C* = 0.9 × 0.600 = 0.540
Hasil
Cd desain = 0.540
Kesimpulan Konsentrasi sedimen desain yang digunakan adalah Cd = 0.540.

1.2 Perhitungan Debit Desain

Data
Qp = 20.000 m³/s Cd = 0.540
Rumus
Qd = (1 + Cd) × Qp
Substitusi
Qd = (1 + 0.540) × 20.000
Hasil
Qd = 30.800 m³/s
Kesimpulan Debit desain untuk perhitungan pelimpah adalah Qd = 30.800 m³/s.

1.3 Perhitungan Debit Puncak Aliran Debris

Data
C* = 0.600 Cd = 0.540 Qp = 20.000 m³/s
Rumus
Qsp = C* / (C* − Cd) × Qp
Substitusi
Qsp = 0.600 / (0.600 − 0.540) × 20.000
Hasil
Qsp = 200.000 m³/s
Kesimpulan Debit puncak aliran debris adalah Qsp = 200.000 m³/s.

1.4 Penentuan Lebar Aliran Debris

Data
Lebar sungai, B = 20.000 m Faktor lebar aliran debris = 0.800
Rumus
Bdebris = 80% × B
Substitusi
Bdebris = 0.800 × 20.000
Hasil
Bdebris = 16.000 m
Kesimpulan Lebar aliran debris yang digunakan adalah 16.000 m.

1.5 Perhitungan Tinggi dan Kecepatan Rata-rata Aliran Debris

Data
Qsp = 200.000 m³/s Bdebris = 16.000 m n Manning = 0.100 θ = 16.013°
Rumus
Qsp = hd × Bdebris × Vdf Vdf = (1/n) × R^(2/3) × (sin θ)^(1/2) R = (hd × Bdebris) / (Bdebris + 2hd)
Substitusi
Perhitungan dilakukan dengan trial and error/iterasi terhadap hd sampai Q hitung mendekati Qsp. R hasil = 1.535 m Q check = 212.500 m³/s
Hasil
hd = 1.900 m Vdf = 6.990 m/s
Kesimpulan Tinggi dan kecepatan aliran debris digunakan untuk perhitungan gaya akibat aliran debris.

2. Perhitungan Dimensi Pelimpah

Data
B = 20.000 m Faktor B1 = 0.800 C = 0.600 Qd = 30.800 m³/s
Rumus
B1 = 80% × B Qd = 2/15 × C × √(2g) × (3B1 + 2B2) × h3^(3/2) B2 = B1 + 2 × m2 × h3
Substitusi
B1 = 0.800 × 20.000 = 16.000 m h3 dihitung dengan iterasi terhadap Qd.
Hasil
B1 = 16.000 m h3 = 1.100 m B2 = 17.100 m F = 0.600 m
Kesimpulan Dimensi pelimpah awal telah dihitung berdasarkan debit desain.

3. Perhitungan Lebar Mercu Pelimpah

Data
Tipe sedimen dan sifat hidraulik aliran dipertimbangkan dalam pemilihan lebar mercu.
Rumus
Lebar mercu ditentukan berdasarkan ketentuan tabel desain dan karakter sedimen.
Substitusi
Untuk kondisi sedimen berupa batu-batu besar dan aliran kolektif, digunakan lebar mercu awal.
Hasil
b2 = 3.000 m
Kesimpulan Lebar mercu pelimpah yang digunakan adalah b2 = 3.000 m.

4. Perhitungan Kemiringan Tubuh Dam Utama

Data
H = 8.500 m h3 = 1.100 m F = 0.600 m b2 rekomendasi = 3.000 m b2 manual = tidak diisi b2 dipakai = 3.000 m γc = 23.400 kN/m³ γw = 9.800 kN/m³
Rumus
α = (h3 + F) / H β = b2 / H γ = γc / γw (1 + α)m² + [2(n + β) + n(4α + γ) + 2αβ]m − ... = 0 b2' = mH + nH + b2
Substitusi
α = 0.200 β = 0.353 γ = 2.388 m rekomendasi = 0.500 m manual = 0.600 n rekomendasi = 0.200 n manual = tidak diisi
Hasil
m hitung = 0.279 m dipakai = 0.600 n dipakai = 0.200 b2 dipakai = 3.000 m b2' = 9.800 m
Kesimpulan Kemiringan tubuh dam utama dan lebar dasar dam dihitung dengan mempertimbangkan rekomendasi otomatis dan input manual jika tersedia.

5.1 Perhitungan Tebal Lantai Apron

Data
H = 8.500 m h3 = 1.100 m
Rumus
Dengan kolam olak: t = 0.1 × (0.6H1 + 3h3 − 1.0), H1 = H − t Tanpa kolam olak: t = 0.2 × (0.6H1 + 3h3 − 1.0), H1 = H − t
Substitusi
Perhitungan dilakukan untuk dua kondisi, yaitu dengan kolam olak dan tanpa kolam olak.
Hasil
t dengan kolam olak = 0.698 m H1 dengan kolam olak = 7.802 m t tanpa kolam olak = 1.321 m H1 tanpa kolam olak = 7.179 m t desain = 1.000 m
Kesimpulan Tebal apron desain diambil berdasarkan kondisi dengan kolam olak dan pembulatan konstruktif.

5.2 Perhitungan Panjang Lantai Apron

Data
Qd = 30.800 m³/s B1 = 16.000 m B2 = 17.100 m h3 = 1.100 m β loncatan = 4.500
Rumus
L = b1 + x + lw v1 = √(2g(H1 + h3)) q1 = Qd / (0.5 × (B1 + B2)) h1'' = q1 / v1 F1 = v1 / √(g × h1'') hj = h1''/2 × (√(1 + 8F1²) − 1) x = β × hj q0 = Qd / B v0 = q0 / h3 lw = v0 × √(2(H1 + 0.5h3) / g)
Substitusi
Perhitungan dilakukan berurutan dari kecepatan jatuh, debit per meter, Froude, tinggi loncatan, panjang olakan, dan panjang terjunan.
Hasil
b1 subdam = 3.000 m v1 = 12.990 m/s q1 = 1.861 m³/s/m h1'' = 0.143 m F1 = 10.957 hj = 2.150 m x = 9.673 m q0 = 1.540 m³/s/m v0 = 1.400 m/s lw = 1.794 m L hidrolik = 14.466 m L empiris = 15.050 m L desain = 16.000 m
Kesimpulan Panjang apron desain diambil dari nilai yang lebih konservatif antara perhitungan hidrolik dan empiris.

6. Perhitungan Dimensi Tubuh Subdam

Data
H = 8.500 m t apron = 1.000 m D50 = 75.000 mm
Rumus
h2 = 1/4H sampai 1/3H h1' = h2 − t H2 = h2 + Dh2
Substitusi
h2 minimum = 1/4 × H h2 maksimum = 1/3 × H Dh2 diambil sebagai pendekatan awal terhadap potensi scouring.
Hasil
h2 minimum = 2.125 m h2 maksimum = 2.833 m h2 desain = 2.600 m h1' = 1.600 m Dh2 = 2.348 m H2 = 5.000 m
Kesimpulan Dimensi awal subdam telah dihitung. Nilai Dh2 perlu diverifikasi dengan analisis gerusan lokal.

8. Gaya dan Momen

Kondisi Banjir Air

Beban Notasi V
kN
H
kN
Lengan
m
Momen Penahan
kNm
Momen Pengguling
kNm
Berat Sendiri
Berat tubuh hilir
W1 169.065 - 8.667 1,465.230 -
Berat Sendiri
Berat tubuh tengah
W2 596.700 - 6.600 3,938.220 -
Berat Sendiri
Berat tubuh hulu
W3 507.195 - 3.400 1,724.463 -
Tekanan Hidrostatik
Komponen vertikal tekanan air 1
Pv1 212.415 - 1.700 361.106 -
Tekanan Hidrostatik
Komponen vertikal tekanan air 2
Pv2 87.318 - 4.050 353.638 -
Tekanan Hidrostatik
Komponen horizontal tekanan air 1
Ph1 - 354.025 2.833 - 1,003.071
Tekanan Hidrostatik
Komponen horizontal tekanan air 2
Ph2 - 91.630 4.250 - 389.428
Σ 1,572.693 445.655 7,842.656 1,392.498

Kondisi Banjir Debris

Beban Notasi V
kN
H
kN
Lengan
m
Momen Penahan
kNm
Momen Pengguling
kNm
Berat Sendiri
Berat tubuh hilir
W1 169.065 - 8.667 1,465.230 -
Berat Sendiri
Berat tubuh tengah
W2 596.700 - 6.600 3,938.220 -
Berat Sendiri
Berat tubuh hulu
W3 507.195 - 3.400 1,724.463 -
Tekanan Hidrostatik
Komponen vertikal tekanan air
Pv1 212.415 - 1.700 361.106 -
Tekanan Sedimen
Komponen vertikal tekanan sedimen
Psv 33.075 - 0.600 19.845 -
Tekanan Hidrostatik
Komponen horizontal tekanan air 1
Ph1 - 44.100 2.833 - 124.950
Tekanan Hidrostatik
Komponen horizontal tekanan air 2
Ph2 - 32.340 4.250 - 137.445
Tekanan Tanah / Sedimen
Tekanan sedimen 1
Psh1 - 33.075 1.000 - 33.075
Tekanan Tanah / Sedimen
Tekanan sedimen 2
Psh2 - 66.091 1.500 - 99.137
Tekanan Aliran Debris
Gaya akibat aliran debris
F - 320.254 5.750 - 1,841.459
Σ 1,518.450 495.860 7,508.864 2,236.065

9. Pemeriksaan Stabilitas Detail

Kondisi FK Guling FK Geser Eksentrisitas q max q min Status
Kondisi Banjir Air 5.632
min 2.000
2.117
min 1.200
0.799 m
batas 1.633 m
238.949 kPa 82.009 kPa Aman
FK guling minimum = 2.000.
FK geser minimum = 1.200.
Batas eksentrisitas = b2'/6 = 1.633 m.
Kondisi Banjir Debris 3.358
min 2.000
1.837
min 1.200
1.428 m
batas 1.633 m
290.363 kPa 19.525 kPa Aman
FK guling minimum = 2.000.
FK geser minimum = 1.200.
Batas eksentrisitas = b2'/6 = 1.633 m.
Status akhir stabilitas: Aman. Analisa dapat dilanjutkan ke lintasan kritis.

10. Uraian Perhitungan Stabilitas

Pemeriksaan Stabilitas Dam Utama - Kondisi Banjir Air

Data
ΣV = 1,572.693 kN ΣH = 445.655 kN ΣM penahan = 7,842.656 kNm ΣM pengguling = 1,392.498 kNm q izin = 647.200 kPa
Rumus
FK guling = ΣM penahan / ΣM pengguling FK geser = (f × ΣV + c × b2') / ΣH e = b2'/2 - X, dengan X = (ΣM penahan - ΣM pengguling) / ΣV q max/min = ΣV / b2' × (1 ± 6e / b2')
Substitusi
FK guling = 7,842.656 / 1,392.498 FK geser = hasil perhitungan berdasarkan koefisien geser fondasi dan jumlah gaya horizontal. e = 0.799 m
Hasil
FK guling = 5.632 → AMAN FK geser = 2.117 → AMAN e = 0.799 m; batas = 1.633 m q max = 238.949 kPa q min = 82.009 kPa Status daya dukung = AMAN
Kesimpulan Status stabilitas pada kondisi banjir air adalah AMAN.

Pemeriksaan Stabilitas Dam Utama - Kondisi Banjir Debris

Data
ΣV = 1,518.450 kN ΣH = 495.860 kN ΣM penahan = 7,508.864 kNm ΣM pengguling = 2,236.065 kNm q izin = 647.200 kPa
Rumus
FK guling = ΣM penahan / ΣM pengguling FK geser = (f × ΣV + c × b2') / ΣH e = b2'/2 - X, dengan X = (ΣM penahan - ΣM pengguling) / ΣV q max/min = ΣV / b2' × (1 ± 6e / b2')
Substitusi
FK guling = 7,508.864 / 2,236.065 FK geser = hasil perhitungan berdasarkan koefisien geser fondasi dan jumlah gaya horizontal. e = 1.428 m
Hasil
FK guling = 3.358 → AMAN FK geser = 1.837 → AMAN e = 1.428 m; batas = 1.633 m q max = 290.363 kPa q min = 19.525 kPa Status daya dukung = AMAN
Kesimpulan Status stabilitas pada kondisi banjir debris adalah AMAN.

11. Panjang Lintasan Kritis dan Stabilitas Tembok Tepi

11.1 Panjang Lintasan Kritis

Material Tanah DasarCampuran pasir dan kerikil
Cc Minimum6.000
Cw Minimum-
Lintasan Horizontal, lh24.420 m
Lintasan Vertikal, lv9.820 m
ΔH5.600 m
Cc Hitung6.114
StatusAman

11.2 Stabilitas Tembok Tepi

Tinggi Tembok5.500 m
Lebar Atas0.500 m
Lebar Bawah3.000 m
FK Guling5.017
FK Geser3.215
q max128.985 kPa
q min77.174 kPa
StatusAman

12. Quantity Pekerjaan

No Kode Item Uraian Item Satuan Volume Status
1 SABO_MOBILISASI_DEMOBILISASI Mobilisasi dan demobilisasi peralatan
Rumus: Lump sum
Nilai dan volume mengikuti kebutuhan mobilisasi alat berat, lokasi quarry, akses proyek, dan metode pelaksanaan.
ls 1.000 Manual
2 SABO_DIREKSIKEET_LOS_GUDANG Pembuatan direksikeet, kantor, los kerja, gudang, dan meubelair
Rumus: Lump sum
Item persiapan mengikuti durasi kontrak, lokasi pekerjaan, dan kebutuhan fasilitas lapangan.
ls 1.000 Manual
3 SABO_SMKK_DOKUMEN Penyiapan dokumen penerapan SMKK
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
ls 1.000 Manual
4 SABO_SMKK_SOSIALISASI_PELATIHAN Sosialisasi, promosi, dan pelatihan keselamatan konstruksi
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
ls 1.000 Manual
5 SABO_SMKK_APD_APK Alat pelindung diri dan alat pelindung kerja
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
ls 1.000 Manual
6 SABO_SMKK_ASURANSI_PERIZINAN Asuransi dan perizinan terkait keselamatan kerja
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
ls 1.000 Manual
7 SABO_SMKK_PERSONIL_K3 Personil K3 konstruksi
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
OB 3.000 Manual
8 SABO_SMKK_FASILITAS_KESEHATAN Fasilitas sarana kesehatan kerja
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
ls 1.000 Manual
9 SABO_SMKK_RAMBU_RAMBU Rambu-rambu keselamatan konstruksi
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
ls 1.000 Manual
10 SABO_SMKK_LAIN_LAIN_K3 Lain-lain terkait risiko K3
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
ls 1.000 Manual
11 SABO_SMKK_KONSULTASI_AHLI Konsultasi ahli terkait keselamatan konstruksi
Rumus: Diisi berdasarkan rencana keselamatan konstruksi dan kebutuhan kontrak.
Item template SMKK. Volume dapat disesuaikan pada tahap RAB.
OJ/OK 20.000 Manual
12 SABO_BETON_DAM_UTAMA Beton / pasangan tubuh dam utama sabodam
Rumus: ((b2' + b2) / 2) × H × B1 dikurangi volume slit untuk tipe terbuka
Volume per unit = 870.400 m3; jumlah bangunan = 1 unit.
m3 870.400 Otomatis
13 SABO_BETON_APRON Beton / pasangan apron atau lantai olak
Rumus: Panjang apron × lebar sungai × tebal apron
Volume per unit = 320.000 m3; jumlah bangunan = 1 unit.
m3 320.000 Otomatis
14 SABO_BETON_SUBDAM Beton / pasangan subdam
Rumus: Tinggi total subdam × lebar mercu × lebar sungai
Volume per unit = 300.000 m3; jumlah bangunan = 1 unit.
m3 300.000 Otomatis
15 SABO_BETON_TEMBOK_TEPI Beton / pasangan tembok tepi kiri dan kanan
Rumus: Luas penampang tembok × total panjang tembok tepi × jumlah bangunan
Volume dari hasil stabilitas tembok tepi. A = 9.625 m2; L kiri = 20.000 m; L kanan = 20.000 m; L total = 40.000 m; jumlah bangunan = 1 unit.
m3 385.000 Otomatis
16 SABO_PEMADATAN_BETON_VIBRATOR Pemadatan beton pada saat pengecoran dengan vibrator
Rumus: Volume beton utama yang dipadatkan
Volume mengikuti total beton dam utama, apron, subdam, dan tembok tepi.
m3 1,875.400 Otomatis
17 SABO_DEWATERING_POMPA Pengoperasian pompa dewatering
Rumus: Jumlah pompa × jam operasi × durasi pekerjaan
Perlu input jumlah pompa, kapasitas pompa, tinggi hisap, tinggi tekan, dan durasi pengeringan.
Jam 3,500.000 Manual
18 SABO_KISTDAM_KARUNG_TANAH Kistdam pasir/tanah dibungkus karung plastik/bagor/goni atau terpal
Rumus: Panjang kistdam × tinggi kistdam × jumlah karung per m2
Perlu layout kistdam, tinggi muka air kerja, dan metode pengalihan aliran.
buah 2,800.000 Manual
19 SABO_GALIAN_TANAH_0_40_DM Galian cadas/tanah keras kedalaman 0–40% Dm
Rumus: Diisi berdasarkan gambar galian, elevasi fondasi, dan cross section pekerjaan.
Volume pekerjaan tanah memerlukan elevasi dasar sungai, elevasi galian, slope galian, dan area kerja.
m3 0.000 Manual
20 SABO_GALIAN_TANAH_40_75_DM Galian cadas/tanah keras kedalaman 40–75% Dm
Rumus: Diisi berdasarkan gambar galian, elevasi fondasi, dan cross section pekerjaan.
Volume pekerjaan tanah memerlukan elevasi dasar sungai, elevasi galian, slope galian, dan area kerja.
m3 0.000 Manual
21 SABO_GALIAN_TANAH_75_100_DM Galian cadas/tanah keras kedalaman 75–100% Dm
Rumus: Diisi berdasarkan gambar galian, elevasi fondasi, dan cross section pekerjaan.
Volume pekerjaan tanah memerlukan elevasi dasar sungai, elevasi galian, slope galian, dan area kerja.
m3 0.000 Manual
22 SABO_TIMBUNAN_BIASA_HASIL_GALIAN Timbunan biasa dari hasil galian dengan pemadatan seperlunya
Rumus: Diisi berdasarkan gambar galian, elevasi fondasi, dan cross section pekerjaan.
Volume pekerjaan tanah memerlukan elevasi dasar sungai, elevasi galian, slope galian, dan area kerja.
m3 0.000 Manual
23 SABO_MUAT_ANGKUT_HASIL_GALIAN Memuat dan mengangkut hasil galian
Rumus: Diisi berdasarkan gambar galian, elevasi fondasi, dan cross section pekerjaan.
Volume pekerjaan tanah memerlukan elevasi dasar sungai, elevasi galian, slope galian, dan area kerja.
m3 0.000 Manual
24 SABO_PEMADATAN_TANAH_RINGAN Penghamparan, perataan, dan pemadatan tanah ringan
Rumus: Diisi berdasarkan gambar galian, elevasi fondasi, dan cross section pekerjaan.
Volume pekerjaan tanah memerlukan elevasi dasar sungai, elevasi galian, slope galian, dan area kerja.
m3 0.000 Manual
25 SABO_BETON_READYMIX_FC20 Beton ready mixed fc 20 MPa
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail struktur, mutu beton, luas permukaan, dan detail pembesian.
Item beton tambahan mengikuti spesifikasi teknis dan gambar kerja.
m3 0.000 Manual
26 SABO_BETON_READYMIX_FC15 Beton ready mixed fc 15 MPa
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail struktur, mutu beton, luas permukaan, dan detail pembesian.
Item beton tambahan mengikuti spesifikasi teknis dan gambar kerja.
m3 0.000 Manual
27 SABO_BETON_SITE_MIX_FC20 Pembuatan dan pengecoran beton mutu sedang fc 20 MPa
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail struktur, mutu beton, luas permukaan, dan detail pembesian.
Item beton tambahan mengikuti spesifikasi teknis dan gambar kerja.
m3 0.000 Manual
28 SABO_BETON_SITE_MIX_FC15 Pembuatan dan pengecoran beton mutu rendah fc 15 MPa
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail struktur, mutu beton, luas permukaan, dan detail pembesian.
Item beton tambahan mengikuti spesifikasi teknis dan gambar kerja.
m3 0.000 Manual
29 SABO_PENULANGAN_BAJA_D12_UP Penulangan slab BjTP/BjTS diameter ≥ 12 mm
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail struktur, mutu beton, luas permukaan, dan detail pembesian.
Item beton tambahan mengikuti spesifikasi teknis dan gambar kerja.
kg 0.000 Manual
30 SABO_BEKISTING_DINDING_BETON Bekisting biasa dinding beton dengan multiflex 12 mm atau 18 mm
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail struktur, mutu beton, luas permukaan, dan detail pembesian.
Item beton tambahan mengikuti spesifikasi teknis dan gambar kerja.
m2 0.000 Manual
31 SABO_PERAWATAN_BETON_KARUNG_GONI Penyiraman permukaan beton menggunakan media karung goni selama 4 hari
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail struktur, mutu beton, luas permukaan, dan detail pembesian.
Item beton tambahan mengikuti spesifikasi teknis dan gambar kerja.
m2 0.000 Manual
32 SABO_PASANGAN_BATU_BELAH_MORTAR_S Pasangan batu belah dengan mortar tipe S
Rumus: Diisi berdasarkan gambar pasangan, perlindungan hilir, dan sistem drainase.
Item ini sangat bergantung pada kondisi tebing, gerusan, dan desain proteksi lokal.
m3 0.000 Manual
33 SABO_PLESTERAN_MORTAR_S Plesteran tebal 1,5 cm dengan mortar tipe S
Rumus: Diisi berdasarkan gambar pasangan, perlindungan hilir, dan sistem drainase.
Item ini sangat bergantung pada kondisi tebing, gerusan, dan desain proteksi lokal.
m2 0.000 Manual
34 SABO_SIARAN_MORTAR_PC_PP Siaran dengan mortar PC-PP tipe M pada dinding pasangan
Rumus: Diisi berdasarkan gambar pasangan, perlindungan hilir, dan sistem drainase.
Item ini sangat bergantung pada kondisi tebing, gerusan, dan desain proteksi lokal.
m2 0.000 Manual
35 SABO_PIPA_SULING_SULING Pasangan pipa suling-suling
Rumus: Diisi berdasarkan gambar pasangan, perlindungan hilir, dan sistem drainase.
Item ini sangat bergantung pada kondisi tebing, gerusan, dan desain proteksi lokal.
m 0.000 Manual
36 SABO_BATU_200_300_KG Pasangan batu 200 kg – 300 kg / riprap pelindung
Rumus: Diisi berdasarkan gambar pasangan, perlindungan hilir, dan sistem drainase.
Item ini sangat bergantung pada kondisi tebing, gerusan, dan desain proteksi lokal.
m3 0.000 Manual
37 SABO_RAILING_TANGGA_HANDRAIL Pembuatan dan pemasangan railing tangga/ramp dan hand rail
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail dan kondisi eksisting.
Item lain-lain perlu dikonfirmasi berdasarkan kebutuhan konstruksi dan kondisi lapangan.
m 0.000 Manual
38 SABO_PVC_DOWEL_BAR Pekerjaan PVC dowel bar
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail dan kondisi eksisting.
Item lain-lain perlu dikonfirmasi berdasarkan kebutuhan konstruksi dan kondisi lapangan.
m 0.000 Manual
39 SABO_DOWEL_BAR Pekerjaan dowel bar
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail dan kondisi eksisting.
Item lain-lain perlu dikonfirmasi berdasarkan kebutuhan konstruksi dan kondisi lapangan.
kg 0.000 Manual
40 SABO_PINTU_SORONG_BAJA Pemasangan pintu sorong baja dengan roda gigi
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail dan kondisi eksisting.
Item lain-lain perlu dikonfirmasi berdasarkan kebutuhan konstruksi dan kondisi lapangan.
buah 0.000 Manual
41 SABO_TRASHRACK_BESI Pekerjaan trashrack besi
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail dan kondisi eksisting.
Item lain-lain perlu dikonfirmasi berdasarkan kebutuhan konstruksi dan kondisi lapangan.
buah 0.000 Manual
42 SABO_PEMBONGKARAN_BETON Pembongkaran beton eksisting
Rumus: Diisi berdasarkan gambar detail dan kondisi eksisting.
Item lain-lain perlu dikonfirmasi berdasarkan kebutuhan konstruksi dan kondisi lapangan.
m3 0.000 Manual
43 SABO_JALAN_BETON_FC15 Beton ready mixed fc 15 MPa untuk jalan inspeksi
Rumus: Diisi berdasarkan panjang, lebar, tebal, dan tipe perkerasan jalan inspeksi.
Pekerjaan jalan inspeksi sebaiknya dihitung dari layout akses konstruksi dan kebutuhan pemeliharaan.
m3 0.000 Manual
44 SABO_JALAN_BETON_FC10 Beton ready mixed fc 10 MPa untuk jalan inspeksi
Rumus: Diisi berdasarkan panjang, lebar, tebal, dan tipe perkerasan jalan inspeksi.
Pekerjaan jalan inspeksi sebaiknya dihitung dari layout akses konstruksi dan kebutuhan pemeliharaan.
m3 0.000 Manual
45 SABO_JALAN_BEKISTING Bekisting dinding beton jalan inspeksi
Rumus: Diisi berdasarkan panjang, lebar, tebal, dan tipe perkerasan jalan inspeksi.
Pekerjaan jalan inspeksi sebaiknya dihitung dari layout akses konstruksi dan kebutuhan pemeliharaan.
m2 0.000 Manual
46 SABO_JALAN_PENULANGAN Penulangan slab jalan inspeksi BjTP/BjTS diameter ≥ 12 mm
Rumus: Diisi berdasarkan panjang, lebar, tebal, dan tipe perkerasan jalan inspeksi.
Pekerjaan jalan inspeksi sebaiknya dihitung dari layout akses konstruksi dan kebutuhan pemeliharaan.
kg 0.000 Manual
47 SABO_JALAN_LAPIS_PEREKAT Lapis perekat aspal cair/emulsi
Rumus: Diisi berdasarkan panjang, lebar, tebal, dan tipe perkerasan jalan inspeksi.
Pekerjaan jalan inspeksi sebaiknya dihitung dari layout akses konstruksi dan kebutuhan pemeliharaan.
liter 0.000 Manual
48 SABO_JALAN_LASTON_ACWC Laston lapis aus AC-WC
Rumus: Diisi berdasarkan panjang, lebar, tebal, dan tipe perkerasan jalan inspeksi.
Pekerjaan jalan inspeksi sebaiknya dihitung dari layout akses konstruksi dan kebutuhan pemeliharaan.
ton 0.000 Manual
Total volume item otomatis: 3,750.800 m³
Total volume item manual: 6,332.000 m³

13. Rencana Anggaran Biaya

No Uraian Pekerjaan Kode AHSP Satuan Volume Harga Satuan (Rp) Jumlah Harga (Rp)
1 Mobilisasi dan demobilisasi peralatan ls 1.000 120,000,000 120,000,000
2 Pembuatan direksikeet, kantor, los kerja, gudang, dan meubelair 1.1.2.4 ls 1.000 235,000,000 235,000,000
3 Penyiapan dokumen penerapan SMKK ls 1.000 5,000,000 5,000,000
4 Sosialisasi, promosi, dan pelatihan keselamatan konstruksi ls 1.000 95,000,000 95,000,000
5 Alat pelindung diri dan alat pelindung kerja ls 1.000 35,000,000 35,000,000
6 Asuransi dan perizinan terkait keselamatan kerja ls 1.000 30,000,000 30,000,000
7 Personil K3 konstruksi OB 3.000 195,000,000 585,000,000
8 Fasilitas sarana kesehatan kerja ls 1.000 25,000,000 25,000,000
9 Rambu-rambu keselamatan konstruksi ls 1.000 25,000,000 25,000,000
10 Lain-lain terkait risiko K3 ls 1.000 17,500,000 17,500,000
11 Konsultasi ahli terkait keselamatan konstruksi OJ/OK 20.000 500,000 10,000,000
12 Beton / pasangan tubuh dam utama sabodam A.1.03.1b.2 m3 870.400 1,433,534 1,247,747,689
13 Beton / pasangan apron atau lantai olak A.1.03.1b.2 m3 320.000 1,433,534 458,730,768
14 Beton / pasangan subdam A.1.03.1b.2 m3 300.000 1,433,534 430,060,095
15 Beton / pasangan tembok tepi kiri dan kanan A.1.03.1b.2 m3 385.000 1,433,534 551,910,455
16 Pemadatan beton pada saat pengecoran dengan vibrator m3 1,875.400 0 0
17 Pengoperasian pompa dewatering A.1.04.5 Jam 3,500.000 75,000 262,500,000
18 Kistdam pasir/tanah dibungkus karung plastik/bagor/goni atau terpal A.1.04.1b buah 2,800.000 95,000 266,000,000
19 Galian cadas/tanah keras kedalaman 0–40% Dm A.3.01.1f.1 m3 0.000 0 0
20 Galian cadas/tanah keras kedalaman 40–75% Dm A.3.01.1f.2 m3 0.000 0 0
21 Galian cadas/tanah keras kedalaman 75–100% Dm A.3.01.1f.3 m3 0.000 0 0
22 Timbunan biasa dari hasil galian dengan pemadatan seperlunya m3 0.000 0 0
23 Memuat dan mengangkut hasil galian A.3.01.1g.3.a m3 0.000 0 0
24 Penghamparan, perataan, dan pemadatan tanah ringan A.3.02.1d.2 m3 0.000 0 0
25 Beton ready mixed fc 20 MPa A.1.03.1b.2 m3 0.000 1,433,534 0
26 Beton ready mixed fc 15 MPa A.1.03.1a.2 m3 0.000 0 0
27 Pembuatan dan pengecoran beton mutu sedang fc 20 MPa m3 0.000 0 0
28 Pembuatan dan pengecoran beton mutu rendah fc 15 MPa m3 0.000 0 0
29 Penulangan slab BjTP/BjTS diameter ≥ 12 mm 2.2.1.1.2a kg 0.000 17,675 0
30 Bekisting biasa dinding beton dengan multiflex 12 mm atau 18 mm A.1.03.2b.1 m2 0.000 138,530 0
31 Penyiraman permukaan beton menggunakan media karung goni selama 4 hari m2 0.000 0 0
32 Pasangan batu belah dengan mortar tipe S A.3.11.1b.2.a m3 0.000 0 0
33 Plesteran tebal 1,5 cm dengan mortar tipe S A.1.02.3b.8 m2 0.000 0 0
34 Siaran dengan mortar PC-PP tipe M pada dinding pasangan A.1.02.3a.1 m2 0.000 0 0
35 Pasangan pipa suling-suling A.1.02.5d.3 m 0.000 0 0
36 Pasangan batu 200 kg – 300 kg / riprap pelindung A.3.07.2b.20 m3 0.000 0 0
37 Pembuatan dan pemasangan railing tangga/ramp dan hand rail m 0.000 0 0
38 Pekerjaan PVC dowel bar m 0.000 0 0
39 Pekerjaan dowel bar kg 0.000 0 0
40 Pemasangan pintu sorong baja dengan roda gigi A.3.10.1.c buah 0.000 0 0
41 Pekerjaan trashrack besi A.2.02.5c.1 buah 0.000 0 0
42 Pembongkaran beton eksisting 1.6.5 m3 0.000 0 0
43 Beton ready mixed fc 15 MPa untuk jalan inspeksi m3 0.000 0 0
44 Beton ready mixed fc 10 MPa untuk jalan inspeksi m3 0.000 0 0
45 Bekisting dinding beton jalan inspeksi m2 0.000 0 0
46 Penulangan slab jalan inspeksi BjTP/BjTS diameter ≥ 12 mm 2.2.1.1.2a kg 0.000 17,675 0
47 Lapis perekat aspal cair/emulsi liter 0.000 0 0
48 Laston lapis aus AC-WC ton 0.000 0 0
Subtotal 4,399,449,007
PPN 12.00% 527,933,881
Total 4,927,382,888

14. Kesimpulan Ringkas

Berdasarkan data yang tersedia, analisa sabodam telah disusun dengan tipe desain Sabodam Tipe Tertutup. Proses perhitungan meliputi input data teknis minimal, parameter geometri tubuh dam, pradesain hidrolik, gaya dan momen, serta pemeriksaan stabilitas detail.

Hasil pemeriksaan stabilitas menunjukkan status aman terhadap kondisi yang telah dihitung. Analisa dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan lintasan kritis, quantity, dan RAB sesuai status tahapan.

Peringatan teknis: Hasil cetak ini merupakan keluaran otomatis modul hidrologi.net. Hasil perhitungan, dimensi, stabilitas, quantity, dan RAB tetap harus diverifikasi oleh tenaga ahli sebelum digunakan sebagai dokumen desain final.