Data Curah Hujan GPM IMERG Indonesia untuk Analisis Hidrologi
Modul GPM hidrologi.net menyajikan basis data curah hujan harian berbasis grid untuk wilayah Indonesia. Master grid menggunakan resolusi 0.1° × 0.1° dan setiap sel memiliki kode grid permanen, koordinat centroid, bounding box, serta referensi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan berdasarkan posisi centroid. Struktur ini memungkinkan data hujan dipanggil secara konsisten untuk kajian lokasi, perbandingan antar-grid, dan integrasi dengan modul hidrologi lain di hidrologi.net.
Pada basis data aktif saat ini, seri yang digunakan adalah GPM IMERG Final Run V07. Data daily menjadi sumber utama; statistik bulanan, tahunan, jumlah hari hujan, hujan harian maksimum, dan analisis hujan efektif dihitung dari seri harian yang tersimpan. Pendekatan ini menjaga satu sumber data operasional dan mengurangi duplikasi hasil agregasi.
Cara menggunakan data GPM di hidrologi.net
Mulailah dari Daftar Grid GPM Indonesia dan pilih wilayah kajian berdasarkan administrasi. Halaman detail grid menampilkan lokasi centroid, rectangle grid 0,1°, bounding box Giovanni, grid GPM di sekitar lokasi, serta stasiun hujan terdekat. Jika seri daily sudah tersedia, pengguna dapat membuka data hujan per tahun dan analisis turunannya tanpa perlu menentukan ulang koordinat grid.
GPM sebagai data alternatif dan pembanding
Data satelit berguna ketika jaringan stasiun hujan terbatas, terdapat kekosongan pencatatan, atau kajian membutuhkan gambaran spasial hujan yang konsisten. Namun estimasi satelit dan pengamatan ground station berasal dari metode yang berbeda. Untuk desain hidrologi, perencanaan infrastruktur, atau analisis yang membutuhkan ketelitian tinggi, data GPM sebaiknya tetap dievaluasi terhadap stasiun hujan setempat jika tersedia. Modul ini dirancang untuk mempermudah proses pembandingan tersebut, bukan untuk menghilangkan kebutuhan verifikasi data lapangan.
Resolusi spasial dan referensi administrasi
Satu grid GPM mewakili area 0.1° × 0.1°. Identitas administrasi pada hidrologi.net ditetapkan dari centroid sehingga setiap grid memiliki satu referensi wilayah yang konsisten. Polygon grid tetap dapat memotong lebih dari satu desa atau kecamatan; karena itu nama administrasi pada halaman grid harus dibaca sebagai lokasi centroid, bukan batas administratif seluruh polygon. Bounding box disimpan terpisah agar grid yang sama mudah digunakan kembali pada NASA Giovanni.
Hubungan dengan data TRMM dan modul kekeringan
GPM dan TRMM disimpan sebagai dataset terpisah karena karakteristik produk dan resolusinya berbeda. Pengguna yang membutuhkan pembanding historis dapat melihat daftar Grid TRMM. Untuk interpretasi kondisi kering dan hujan terbaru, data GPM juga dapat menjadi salah satu sumber yang dikembangkan bersama modul kekeringan hidrologi.net. Pemisahan dataset mempertahankan keterlacakan sumber dan mencegah pencampuran seri yang tidak homogen.