Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2422
Desa Kila, Kabupaten Ngada

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199884.781998-03-13
2199985.591999-02-24
3200059.332000-02-12
4200167.002001-02-08
5200294.072002-04-10
62003106.992003-03-31
7200465.442004-02-03
8200565.322005-03-14
9200688.962006-03-03
10200799.362007-02-22
112008112.072008-11-29
12200978.112009-03-01
132010105.922010-02-04
14201169.542011-01-11
152012149.242012-04-26
162013129.172013-02-20
17201463.612014-03-18
18201577.732015-02-28
19201687.122016-01-18
20201795.632017-11-30
21201885.982018-01-06
22201960.592019-12-28
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
84.78 mm
1999
85.59 mm
2000
59.33 mm
2001
67.00 mm
2002
94.07 mm
2003
106.99 mm
2004
65.44 mm
2005
65.32 mm
2006
88.96 mm
2007
99.36 mm
2008
112.07 mm
2009
78.11 mm
2010
105.92 mm
2011
69.54 mm
2012
149.24 mm
2013
129.17 mm
2014
63.61 mm
2015
77.73 mm
2016
87.12 mm
2017
95.63 mm
2018
85.98 mm
2019
60.59 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 87.80 mm
  • Median: 85.79 mm
  • Standar Deviasi: 23.02 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.01
  • Kurtosis: 1.07
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366584.366
51.4999108.628
102.2504124.691
202.9702140.099
253.1985144.987
503.9019160.044
1004.6001174.989
2005.2958189.88
10006.9073224.374
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net