Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2434
Desa Rakawatu, Kabupaten Sumba Timur

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199869.811998-01-20
21999100.231999-12-03
3200094.612000-12-02
4200146.102001-12-29
52002143.182002-04-11
62003118.452003-04-01
7200475.362004-02-03
8200559.432005-11-20
9200670.572006-02-19
10200791.452007-02-22
11200879.852008-11-09
12200965.512009-12-30
13201054.842010-04-17
14201162.542011-01-11
15201281.192012-04-27
16201376.432013-12-24
17201470.392014-03-19
18201572.662015-12-19
19201679.732016-03-12
20201760.802017-04-02
212018122.042018-02-21
22201965.392019-12-28
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
69.81 mm
1999
100.23 mm
2000
94.61 mm
2001
46.10 mm
2002
143.18 mm
2003
118.45 mm
2004
75.36 mm
2005
59.43 mm
2006
70.57 mm
2007
91.45 mm
2008
79.85 mm
2009
65.51 mm
2010
54.84 mm
2011
62.54 mm
2012
81.19 mm
2013
76.43 mm
2014
70.39 mm
2015
72.66 mm
2016
79.73 mm
2017
60.80 mm
2018
122.04 mm
2019
65.39 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 80.02 mm
  • Median: 74.01 mm
  • Standar Deviasi: 23.57 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.24
  • Kurtosis: 1.38
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366576.511
51.4999101.354
102.2504117.803
202.9702133.581
253.1985138.586
503.9019154.003
1004.6001169.307
2005.2958184.555
10006.9073219.876
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net