Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-2437
Desa Noebesi, Kabupaten Timor Tengah Selatan

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199864.561998-01-18
2199983.301999-02-20
32000103.992000-01-18
4200155.962001-02-02
5200298.592002-04-10
6200381.872003-01-01
7200457.882004-02-02
8200554.032005-11-24
92006110.522006-03-02
10200764.412007-01-03
112008147.682008-02-20
12200975.242009-12-27
13201045.122010-01-16
14201188.302011-03-16
15201266.182012-02-27
162013106.122013-03-03
17201478.392014-02-18
18201552.332015-01-27
19201664.532016-12-01
20201763.422017-02-01
21201892.882018-01-09
22201968.712019-12-27
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
64.56 mm
1999
83.30 mm
2000
103.99 mm
2001
55.96 mm
2002
98.59 mm
2003
81.87 mm
2004
57.88 mm
2005
54.03 mm
2006
110.52 mm
2007
64.41 mm
2008
147.68 mm
2009
75.24 mm
2010
45.12 mm
2011
88.30 mm
2012
66.18 mm
2013
106.12 mm
2014
78.39 mm
2015
52.33 mm
2016
64.53 mm
2017
63.42 mm
2018
92.88 mm
2019
68.71 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 78.36 mm
  • Median: 71.98 mm
  • Standar Deviasi: 24.27 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.15
  • Kurtosis: 1.65
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366574.746
51.4999100.325
102.2504117.26
202.9702133.505
253.1985138.658
503.9019154.532
1004.6001170.289
2005.2958185.988
10006.9073222.355
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net