Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-0721
Desa Unggan, Kabupaten Sijunjung

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199879.821998-08-22
2199984.301999-01-13
32000123.192000-11-09
42001113.072001-02-04
5200278.472002-11-14
6200399.842003-02-11
7200477.852004-12-11
8200597.572005-07-03
92006137.192006-04-06
10200778.072007-01-22
11200888.352008-03-07
12200971.112009-12-18
132010151.032010-02-25
14201193.012011-11-01
15201297.442012-12-12
162013106.852013-12-07
17201469.432014-04-27
18201596.852015-06-11
192016143.792016-03-19
20201772.442017-09-25
21201873.782018-11-18
22201984.782019-03-28
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
79.82 mm
1999
84.30 mm
2000
123.19 mm
2001
113.07 mm
2002
78.47 mm
2003
99.84 mm
2004
77.85 mm
2005
97.57 mm
2006
137.19 mm
2007
78.07 mm
2008
88.35 mm
2009
71.11 mm
2010
151.03 mm
2011
93.01 mm
2012
97.44 mm
2013
106.85 mm
2014
69.43 mm
2015
96.85 mm
2016
143.79 mm
2017
72.44 mm
2018
73.78 mm
2019
84.78 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 96.28 mm
  • Median: 90.68 mm
  • Standar Deviasi: 24.00 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.06
  • Kurtosis: 0.23
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366592.706
51.4999118.005
102.2504134.755
202.9702150.822
253.1985155.919
503.9019171.62
1004.6001187.205
2005.2958202.732
10006.9073238.702
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net