Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-0777
Desa Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199869.801998-12-04
2199962.731999-11-28
3200085.532000-11-21
4200197.342001-02-04
52002130.282002-02-19
62003100.112003-05-05
7200471.392004-01-30
8200587.562005-01-09
92006178.702006-04-15
102007129.662007-01-22
11200875.762008-03-07
12200988.272009-11-09
132010117.602010-10-12
142011109.602011-01-30
15201246.922012-02-24
16201393.422013-03-17
172014107.112014-03-19
18201593.812015-03-13
192016124.972016-03-21
20201775.452017-09-28
21201888.372018-09-22
22201969.912019-03-03
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
69.80 mm
1999
62.73 mm
2000
85.53 mm
2001
97.34 mm
2002
130.28 mm
2003
100.11 mm
2004
71.39 mm
2005
87.56 mm
2006
178.70 mm
2007
129.66 mm
2008
75.76 mm
2009
88.27 mm
2010
117.60 mm
2011
109.60 mm
2012
46.92 mm
2013
93.42 mm
2014
107.11 mm
2015
93.81 mm
2016
124.97 mm
2017
75.45 mm
2018
88.37 mm
2019
69.91 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 95.65 mm
  • Median: 90.89 mm
  • Standar Deviasi: 28.79 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.04
  • Kurtosis: 2.03
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366591.357
51.4999121.703
102.2504141.794
202.9702161.067
253.1985167.18
503.9019186.013
1004.6001204.706
2005.2958223.331
10006.9073266.475
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net