Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-0834
Desa Cupak, Kabupaten Solok

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199862.721998-09-21
2199994.671999-01-16
3200089.942000-11-21
42001104.602001-02-07
52002171.522002-02-19
6200393.822003-05-05
7200490.102004-01-30
8200570.472005-10-25
9200695.662006-12-14
102007137.482007-01-22
11200893.872008-03-07
12200986.412009-10-24
132010138.312010-10-12
14201155.692011-01-24
15201261.942012-03-30
16201393.012013-02-07
17201473.552014-01-03
182015102.562015-08-09
19201691.302016-03-21
20201787.612017-03-27
21201879.062018-03-01
22201968.822019-01-20
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
62.72 mm
1999
94.67 mm
2000
89.94 mm
2001
104.60 mm
2002
171.52 mm
2003
93.82 mm
2004
90.10 mm
2005
70.47 mm
2006
95.66 mm
2007
137.48 mm
2008
93.87 mm
2009
86.41 mm
2010
138.31 mm
2011
55.69 mm
2012
61.94 mm
2013
93.01 mm
2014
73.55 mm
2015
102.56 mm
2016
91.30 mm
2017
87.61 mm
2018
79.06 mm
2019
68.82 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 92.87 mm
  • Median: 90.70 mm
  • Standar Deviasi: 27.14 mm
  • Skewness (Kemencengan): 1.38
  • Kurtosis: 2.47
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih datar dari normal (platykurtik). Metode Distribusi Normal atau Log-Normal mungkin sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366588.824
51.4999117.425
102.2504136.362
202.9702154.527
253.1985160.289
503.9019178.039
1004.6001195.658
2005.2958213.213
10006.9073253.877
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net