Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-0905
Desa Muaro Aie, Kabupaten Pesisir Selatan

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
1199886.751998-04-06
2199978.501999-10-29
3200078.462000-11-20
42001139.922001-02-07
52002182.362002-02-19
6200382.712003-08-16
7200483.402004-01-30
8200595.642005-12-29
9200698.502006-02-19
10200789.142007-12-24
11200899.242008-09-25
12200973.762009-10-24
13201099.342010-03-01
14201185.442011-11-22
15201267.712012-03-30
16201384.382013-12-09
17201449.382014-08-28
18201555.602015-02-18
19201675.242016-02-24
20201785.752017-02-27
21201863.832018-03-01
22201985.332019-11-24
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
86.75 mm
1999
78.50 mm
2000
78.46 mm
2001
139.92 mm
2002
182.36 mm
2003
82.71 mm
2004
83.40 mm
2005
95.64 mm
2006
98.50 mm
2007
89.14 mm
2008
99.24 mm
2009
73.76 mm
2010
99.34 mm
2011
85.44 mm
2012
67.71 mm
2013
84.38 mm
2014
49.38 mm
2015
55.60 mm
2016
75.24 mm
2017
85.75 mm
2018
63.83 mm
2019
85.33 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 88.20 mm
  • Median: 84.85 mm
  • Standar Deviasi: 27.77 mm
  • Skewness (Kemencengan): 2.09
  • Kurtosis: 6.10
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih tajam dari normal (leptokurtik), yang menunjukkan adanya nilai ekstrem. Metode Distribusi Gumbel atau Log Pearson Tipe III lebih sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366584.06
51.4999113.324
102.2504132.7
202.9702151.286
253.1985157.181
503.9019175.343
1004.6001193.37
2005.2958211.332
10006.9073252.939
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net