Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Grid TRMM-0907
Desa Garabak Data, Kabupaten Solok

No. Tahun Curah Hujan (mm) Tanggal
11998115.931998-02-23
2199993.191999-03-16
32000104.162000-05-04
42001157.812001-01-24
5200295.022002-10-25
62003262.792003-08-15
7200476.662004-02-21
82005111.802005-12-24
92006169.762006-04-15
10200799.222007-10-26
11200873.802008-09-25
12200976.562009-11-28
13201081.252010-03-02
14201177.692011-02-14
152012103.832012-09-09
16201380.112013-02-07
17201472.002014-02-21
18201590.672015-11-24
19201683.362016-03-06
20201774.482017-02-27
21201863.772018-03-07
222019110.042019-08-29
Sumber Data : Pengolahan Data oleh hidrologi.net

Histogram Curah Hujan

1998
115.93 mm
1999
93.19 mm
2000
104.16 mm
2001
157.81 mm
2002
95.02 mm
2003
262.79 mm
2004
76.66 mm
2005
111.80 mm
2006
169.76 mm
2007
99.22 mm
2008
73.80 mm
2009
76.56 mm
2010
81.25 mm
2011
77.69 mm
2012
103.83 mm
2013
80.11 mm
2014
72.00 mm
2015
90.67 mm
2016
83.36 mm
2017
74.48 mm
2018
63.77 mm
2019
110.04 mm

Statistik Deskriptif Curah Hujan

  • Rata-rata: 103.36 mm
  • Median: 91.93 mm
  • Standar Deviasi: 44.29 mm
  • Skewness (Kemencengan): 2.58
  • Kurtosis: 7.75
Skewness (Kemencengan)

Skewness positif (positive skewness) dalam data statistik menunjukkan bahwa distribusi data memiliki ekor yang lebih panjang atau "berat" di sisi kanan (lebih tinggi dari nilai tengah atau rata-rata). Ini berarti sebagian besar nilai data cenderung lebih rendah dari rata-rata, tetapi ada beberapa nilai yang jauh lebih tinggi yang menyebabkan ekor di sebelah kanan distribusi.

Karakteristik dari distribusi dengan skewness positif:

  • Mean > Median > Modus: Karena adanya nilai-nilai yang sangat tinggi, mean (rata-rata) akan lebih besar daripada median, dan median akan lebih besar dari modus.
  • Ekor Kanan Panjang: Skewness positif menghasilkan ekor di sebelah kanan distribusi lebih panjang dibandingkan dengan sisi kiri.
  • Data Terkumpul di Kiri: Sebagian besar data akan terpusat di bagian kiri dari distribusi.

Secara visual, distribusi dengan skewness positif akan tampak miring ke arah kanan. Skewness positif bisa menunjukkan adanya outliers atau nilai ekstrem yang lebih tinggi dari kebanyakan data, yang dapat mempengaruhi analisis statistik lebih lanjut, seperti perhitungan mean atau standard deviation.

Data menunjukkan skewness positif yang signifikan (> 1). Oleh karena itu, metode Log Pearson Tipe III lebih sesuai digunakan untuk analisa frekuensi distribusi perhitungan curah hujan rancangan. Kurtosis menunjukkan distribusi yang lebih tajam dari normal (leptokurtik), yang menunjukkan adanya nilai ekstrem. Metode Distribusi Gumbel atau Log Pearson Tipe III lebih sesuai.

Metode Distribusi Gumbel

Parameter Gumbel :

  • Jumlah Data : 22 tahun
  • Yn : 0.526800
  • Sn : 1.075400

Curah Hujan Rancangan Metode Gumbel :

Kala Ulang (Tahun)YTCH Rancangan (mm)
20.366596.758
51.4999143.438
102.2504174.345
202.9702203.991
253.1985213.395
503.9019242.365
1004.6001271.121
2005.2958299.772
10006.9073366.139
Sumber : Pengolahan Data oleh hidrologi.net