Baseflow menggambarkan bagian aliran sungai yang tetap ada selama periode kering atau di antara kejadian hujan, ketika limpasan langsung sudah menurun. Pada banyak DAS, baseflow berasal dari pelepasan simpanan airtanah dangkal dan aliran bawah permukaan ke sungai. Analisis baseflow penting untuk menilai keberlanjutan debit sungai, ketersediaan air musim kemarau, hubungan sungai-airtanah, dan respon DAS terhadap perubahan tata guna lahan atau iklim.