Alat bantu perencanaan irigasi berbasis Kriteria Perencanaan untuk mendukung desain bendung, bangunan pengambilan, pembilas, kantong lumpur, saluran irigasi, bangunan pelengkap, quantity, RAB, dan laporan teknis.
Modul ini dikembangkan bertahap untuk membantu proses perencanaan teknis irigasi dari bangunan utama sampai jaringan saluran.
Desain awal bangunan utama irigasi meliputi validasi standar, mercu, pengambilan, pembilas, kantong lumpur, kolam olak, dan stabilitas.
Buka ModulPerhitungan kapasitas pintu pengambilan, pembilas, elevasi ambang, kecepatan masuk, dan kebutuhan pengelakan sedimen.
Segera tersediaEstimasi dimensi kantong lumpur, panjang pengendapan, volume tampungan sedimen, serta kebutuhan pembilasan berkala.
Segera tersediaPerencanaan bangunan bagi, sadap, dan bagi sadap untuk pembagian debit pada jaringan primer, sekunder, dan tersier.
Segera tersediaPerhitungan debit rencana, geometri saluran, rumus Strickler/Manning, kecepatan aliran, tinggi jagaan, dan cek hidrolis.
Segera tersediaPerencanaan bangunan pembawa untuk melintasi sungai, jalan, saluran pembuang, lembah, atau hambatan topografi lainnya.
Segera tersediaPengembangan modul Irigasi dibuat bertahap agar setiap hasil perhitungan dapat ditelusuri, disimpan, dan dikembangkan menjadi quantity, RAB, serta laporan teknis.
Buat Analisa BendungIdentitas proyek, lokasi, sungai, luas layanan, debit, dan elevasi awal.
Pemeriksaan awal batas kesahihan untuk bangunan utama irigasi.
Perhitungan mercu, muka air banjir, pengambilan, pembilas, dan saluran.
Dimensi desain dikembangkan menjadi volume pekerjaan teknis.
Volume pekerjaan dapat dikaitkan dengan database AHSP hidrologi.net.
Hasil analisa diringkas menjadi laporan teknis dan output cetak.
Modul Irigasi dikembangkan dengan pendekatan teknis yang mengacu pada Kriteria Perencanaan Irigasi. Acuan ditampilkan dalam hasil perhitungan agar pengguna dapat menelusuri dasar desain yang digunakan.
Acuan untuk bendung, pengambilan, pembilas, kantong lumpur, kolam olak, dan stabilitas.
Acuan untuk debit rencana, saluran tanah, saluran pasangan, saluran tertutup, dan saluran pembuang.
Acuan untuk bangunan ukur, bangunan bagi/sadap, gorong-gorong, sipon, talang, dan bangunan terjun.