Dalam hidrologi permukaan, hidrograf paling umum digunakan untuk menampilkan perubahan debit sungai akibat suatu kejadian hujan atau dalam periode pengamatan tertentu. Bentuk hidrograf memberikan informasi penting mengenai waktu naik, debit puncak, waktu ke puncak, dan fase resesi, sehingga sering dipakai untuk memahami respon DAS terhadap hujan. Dalam analisis banjir, hidrograf menjadi dasar untuk penelusuran banjir, perencanaan kolam retensi, waduk, dan evaluasi kinerja sungai