Sedimen melayang terdiri dari partikel halus seperti lanau dan lempung, serta sebagian pasir halus, yang tetap berada di dalam kolom aliran karena turbulensi air. Besarnya muatan sedimen melayang dipengaruhi oleh debit, kecepatan aliran, sumber erosi di DAS, dan kondisi morfologi sungai. Dalam pengukuran lapangan, sedimen melayang biasanya dianalisis melalui konsentrasi sedimen tersuspensi dan debit sedimen tersuspensi. Parameter ini penting untuk analisis kualitas air, umur waduk, pendangkalan sungai, dan evaluasi kerusakan DAS.