Modul Sabo

Stabilitas Detail Sabodam

Pemeriksaan stabilitas terhadap guling, geser, eksentrisitas, tekanan dasar fondasi, dan daya dukung tanah berdasarkan tabel gaya dan momen.

Informasi Analisa

  • Kode Analisa
    SABO-20260502-0001
  • Nama Analisa
    Perhitungan Sabo Dam SD08
  • Nama Pekerjaan
    Perencanaan Sabo DAM SD08
  • Tipe Desain
    Sabodam Tipe Tertutup
  • Status Stabilitas
    Tidak Aman

Data Dimensi Utama

H 9.000 m
h 6.000 m
hs 3.000 m
h3 4.200 m
b2 20.000 m
b2' 26.300 m
m / n 0.500 / 0.200
rc 1.000

Ringkasan Gaya

Kondisi ΣV ΣH
Kondisi Banjir Air 5,903.079 767.340
Kondisi Banjir Debris 4,927.734 18,739.678
Catatan: Jika stabilitas tidak aman, dimensi pradesain, parameter fondasi, atau gaya-gaya yang bekerja perlu diperiksa kembali sebelum lintasan kritis, quantity, dan RAB.

Hitung Stabilitas Detail

Sistem menghitung faktor keamanan guling, geser, eksentrisitas, tekanan dasar fondasi, dan daya dukung untuk kondisi banjir air dan banjir debris.

Status akhir stabilitas: Tidak Aman. Dimensi dan/atau parameter desain perlu diperiksa kembali sebelum dilanjutkan.
Kondisi ΣV
kN
ΣH
kN
ΣMp
kNm
ΣMg
kNm
FK Guling FK Geser Status
Kondisi Banjir Air 5,903.079 767.340 77,432.132 2,857.680 27.096
min 2.000
OK
4.633
min 1.200
OK
Tidak Aman
Kondisi Banjir Debris 4,927.734 18,739.678 65,095.525 111,630.724 0.583
min 2.000
Tidak OK
0.159
min 1.200
Tidak OK
Tidak Aman

Detail Eksentrisitas dan Daya Dukung

Kondisi e
m
Batas e
m
q max
kPa
q min
kPa
q izin
kPa
Status Daya Dukung
Kondisi Banjir Air 0.517 4.383 250.918 197.986 60.000 Tidak OK
FK guling minimum = 2.000.
FK geser minimum = 1.200.
Batas eksentrisitas = b2'/6 = 4.383 m.
q max melebihi daya dukung izin fondasi.
Kondisi Banjir Debris 22.594 4.383 1,153.131 -778.398 60.000 Tidak OK
FK guling minimum = 2.000.
FK geser minimum = 1.200.
Batas eksentrisitas = b2'/6 = 4.383 m.
q min bernilai negatif, menunjukkan resultan berada di luar inti tengah. Dimensi dasar perlu diperiksa kembali.
q max melebihi daya dukung izin fondasi.

Rekomendasi Penyesuaian Dimensi

Stabilitas tidak aman. Quantity dan RAB tidak boleh dilanjutkan sebelum dimensi atau parameter desain diperbaiki dan stabilitas dihitung ulang.

Kondisi Banjir Air

Tekanan dasar fondasi tidak memenuhi syarat

Masalah: q max melebihi daya dukung izin atau distribusi tekanan dasar tidak memenuhi kriteria.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar lebar dasar fondasi b2′ untuk menurunkan tekanan kontak maksimum.
  • Perbaiki fondasi atau pindahkan dasar fondasi ke lapisan tanah/batuan yang lebih baik.
  • Lakukan evaluasi geoteknik detail untuk mendapatkan q izin yang lebih representatif.
  • Pertimbangkan lantai kerja, dental concrete, grouting, atau perkuatan fondasi sesuai kondisi lapangan.

Kondisi Banjir Debris

Faktor keamanan guling tidak memenuhi syarat

Masalah: Momen pengguling relatif besar terhadap momen penahan.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar lebar dasar dam b2′ dengan menaikkan kemiringan hulu m secara bertahap.
  • Pertimbangkan menaikkan m dari 0.50 menjadi 0.60 atau 0.70.
  • Jika H = 9.00 m, estimasi b2′ menjadi 27.20 m untuk m + 0.10 dan 28.10 m untuk m + 0.20.
  • Cek ulang gaya akibat aliran debris, terutama hd dan Vdf, jika kondisi kritis terjadi pada banjir debris.

Faktor keamanan geser tidak memenuhi syarat

Masalah: Gaya horizontal lebih besar dibanding tahanan geser fondasi.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar bidang kontak fondasi dengan memperlebar b2′.
  • Tambahkan shear key atau cut-off di bawah tubuh dam bila sesuai kondisi geoteknik.
  • Tinjau ulang koefisien geser fondasi f berdasarkan hasil investigasi geoteknik.
  • Perbaiki fondasi atau perdalam fondasi ke lapisan yang lebih kompeten.
  • Jangan menaikkan nilai f hanya untuk membuat hasil aman tanpa dukungan data geoteknik.

Eksentrisitas resultan tidak aman

Masalah: Resultan gaya berada di luar inti tengah fondasi atau q min bernilai negatif.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar b2′ agar batas e = b2′/6 menjadi lebih besar dan resultan kembali ke inti tengah.
  • Prioritas penyesuaian: naikkan m desain dari 0.50 ke 0.60, lalu hitung ulang.
  • Jika masih tidak aman, coba m = 0.70 atau tambah lebar mercu b2 dari 20.00 m menjadi 20.50 m.
  • Periksa kembali apakah tinggi dam H terlalu besar untuk satu bangunan; bila perlu evaluasi sabodam seri atau penyesuaian tinggi dam.
  • Jika q min < 0, quantity dan RAB harus dikunci karena terdapat indikasi tekanan tarik pada dasar fondasi.

Tekanan dasar fondasi tidak memenuhi syarat

Masalah: q max melebihi daya dukung izin atau distribusi tekanan dasar tidak memenuhi kriteria.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar lebar dasar fondasi b2′ untuk menurunkan tekanan kontak maksimum.
  • Perbaiki fondasi atau pindahkan dasar fondasi ke lapisan tanah/batuan yang lebih baik.
  • Lakukan evaluasi geoteknik detail untuk mendapatkan q izin yang lebih representatif.
  • Pertimbangkan lantai kerja, dental concrete, grouting, atau perkuatan fondasi sesuai kondisi lapangan.

Kondisi banjir debris menjadi kondisi kritis

Masalah: Gaya debris, tekanan sedimen, dan tekanan air dapat memperbesar momen pengguling dan gaya geser.

Rekomendasi tindakan:

  • Verifikasi kembali data sedimen, D50, D95, Cd, hd, dan Vdf.
  • Periksa apakah subdam dan apron sudah cukup meredam energi aliran.
  • Pertimbangkan perpanjangan apron, peningkatan tinggi subdam, atau bangunan sabo seri bila energi aliran masih besar.
Alur perbaikan yang disarankan:
1. Revisi parameter pada Data Teknis atau Pradesain Hidrolik.
2. Hitung ulang Pradesain Hidrolik.
3. Hitung ulang Gaya dan Momen.
4. Hitung ulang Stabilitas Detail.
5. Lanjut ke Lintasan Kritis hanya jika stabilitas sudah aman.

Uraian Perhitungan Stabilitas

Data yang Digunakan

ΣV = 5,903.079 kN
ΣH = 767.340 kN
ΣM penahan = 77,432.132 kNm
ΣM pengguling = 2,857.680 kNm
q izin = 60.000 kPa

Rumus

FK guling = ΣM penahan / ΣM pengguling
FK geser = (f × ΣV + c × b2') / ΣH
e = b2'/2 - X, dengan X = (ΣM penahan - ΣM pengguling) / ΣV
q max/min = ΣV / b2' × (1 ± 6e / b2')

Substitusi

FK guling = 77,432.132 / 2,857.680
FK geser = hasil perhitungan berdasarkan koefisien geser fondasi dan jumlah gaya horizontal.
e = 0.517 m

Hasil

FK guling = 27.096 → AMAN
FK geser = 4.633 → AMAN
e = 0.517 m; batas = 4.383 m
q max = 250.918 kPa
q min = 197.986 kPa
Status daya dukung = TIDAK AMAN

Kesimpulan

Status stabilitas pada kondisi banjir air adalah TIDAK AMAN.

Data yang Digunakan

ΣV = 4,927.734 kN
ΣH = 18,739.678 kN
ΣM penahan = 65,095.525 kNm
ΣM pengguling = 111,630.724 kNm
q izin = 60.000 kPa

Rumus

FK guling = ΣM penahan / ΣM pengguling
FK geser = (f × ΣV + c × b2') / ΣH
e = b2'/2 - X, dengan X = (ΣM penahan - ΣM pengguling) / ΣV
q max/min = ΣV / b2' × (1 ± 6e / b2')

Substitusi

FK guling = 65,095.525 / 111,630.724
FK geser = hasil perhitungan berdasarkan koefisien geser fondasi dan jumlah gaya horizontal.
e = 22.594 m

Hasil

FK guling = 0.583 → TIDAK AMAN
FK geser = 0.158 → TIDAK AMAN
e = 22.594 m; batas = 4.383 m
q max = 1,153.130 kPa
q min = -778.398 kPa
Status daya dukung = TIDAK AMAN

Kesimpulan

Status stabilitas pada kondisi banjir debris adalah TIDAK AMAN.