Alat bantu desain awal bangunan utama irigasi untuk membantu proses perencanaan bendung, mulai dari validasi batas standar, data dasar, desain mercu, pengambilan, pembilas, kantong lumpur, kolam olak, stabilitas, quantity, RAB, hingga laporan teknis.
Pada tahap awal, modul ini difokuskan untuk menyusun fondasi perencanaan bendung: input data dasar, pemeriksaan batas kesahihan KP-02, perhitungan mercu bendung, serta penyimpanan hasil analisa.
Setelah alur dasar berjalan stabil, modul akan dikembangkan ke pengambilan, pembilas, kantong lumpur, kolam olak, stabilitas, quantity, RAB, dan laporan teknis.
| Parameter | Batas Umum | Keterangan |
|---|---|---|
| Beda tinggi energi | ≤ 6 m | Selisih muka air hulu terhadap air hilir. |
| Luas daerah pembuang / DAS | < 500 km² | Batas umum penerapan kriteria bangunan utama. |
| Debit maksimum pengambilan | ≤ 25 m³/det | Debit maksimum yang masuk ke jaringan irigasi. |
Tahapan disusun mengikuti alur teknis perencanaan bangunan utama irigasi.
Input identitas proyek, lokasi, sungai, luas layanan, luas DAS, debit pengambilan, debit banjir, elevasi dasar sungai, dan elevasi mercu rencana.
Mulai InputPemeriksaan awal terhadap batas umum KP-02, yaitu beda tinggi energi, luas DAS, dan debit maksimum pengambilan.
Aktif tahap awalPerhitungan tinggi energi di atas mercu, kapasitas mercu, elevasi muka air banjir, dan cek kapasitas terhadap debit banjir rencana.
Tahap berikutnyaDesain awal bangunan pengambilan dan pembilas untuk memenuhi debit kebutuhan serta mengurangi masuknya sedimen kasar ke jaringan irigasi.
Segera tersediaEstimasi kebutuhan dan dimensi kantong lumpur berdasarkan debit, ukuran sedimen, kecepatan aliran, dan kebutuhan pembilasan.
Segera tersediaPerencanaan peredam energi untuk mengurangi risiko gerusan di hilir bendung akibat limpasan banjir melalui mercu.
Segera tersediaCek uplift, rembesan, piping, geser, guling, eksentrisitas, dan daya dukung pondasi sebagai evaluasi keamanan awal bangunan.
Segera tersediaDimensi desain dikembangkan menjadi volume pekerjaan dan estimasi biaya dengan integrasi ke database AHSP hidrologi.net.
Segera tersediaHasil analisa dirangkum menjadi laporan teknis yang memuat data dasar, asumsi, acuan perhitungan, hasil desain, dan catatan teknis.
Segera tersediaModul Perencanaan Bendung dirancang untuk menghasilkan data teknis yang dapat ditelusuri, mulai dari data input, hasil validasi, perhitungan hidrolis, hingga ringkasan teknis.
Identitas proyek, lokasi, sungai, luas layanan, data debit, dan data elevasi.
Status kesesuaian terhadap batas umum penerapan KP-02.
Tinggi energi, kapasitas mercu, elevasi muka air banjir, dan status kapasitas.
Catatan hasil analisa, batasan penggunaan, dan rekomendasi verifikasi lanjutan.
Tahap lanjut akan dilengkapi dengan output cetak, Excel, dan laporan teknis.
Submodul Perencanaan Bendung menggunakan acuan utama KP-02 Bangunan Utama. Untuk pengembangan lanjutan, hasil bendung akan dihubungkan dengan KP-03 Saluran dan KP-04 Bangunan agar menjadi satu rangkaian perencanaan irigasi.
Acuan untuk bangunan bendung, bangunan pengambilan, pembilas, kantong lumpur, peredam energi, stabilitas, perkuatan sungai, dan bangunan pelengkap bangunan utama.
Jika kondisi rencana berada di luar batas umum KP-02, modul akan memberi peringatan bahwa hasil perhitungan membutuhkan kajian ahli atau verifikasi khusus.