TRMM + NASA POWER + OpenWeather Startup

Prediksi dan Outlook Kekeringan sampai 16 Hari

Analisis kondisi hujan terbaru, HTH meteorologis, dan periode tanpa hujan efektif. Pada grid yang tersedia, sistem menambahkan baseline historis TRMM, lalu membaca prakiraan rinci 5 hari dan kecenderungan sampai 16 hari.

Hasil merupakan screening awal berbasis data regional dan model prakiraan, bukan peringatan resmi.

Analisis yang ditampilkan

  • HTH meteorologis dengan ambang 1 mm/hari.
  • Periode tanpa hujan efektif dengan ambang 5 mm/hari.
  • Hujan terbaru 7, 15, 30, 60, dan 90 hari.
  • Baseline TRMM dinamis pada grid database yang tersedia.
  • Forecast rinci 1–5 hari dan outlook sampai 16 hari.
  • Tautan langsung untuk melaporkan dampak aktual.
BaselineTRMM database hidrologi.net
Kondisi terbaruNASA POWER / MERRA-2
ForecastOpenWeather Startup

Metodologi Analisis Terpadu

Sistem memisahkan indikator hujan, outlook model, dan konfirmasi dampak lapangan.

1

Cari baseline TRMM

Koordinat dicocokkan dengan batas Grid_TRMM dan seri data yang tersedia.

2

Ambil hujan terbaru

NASA POWER diminta untuk 180 hari terakhir.

3

Hitung dua periode kering

HTH memakai 1 mm dan kering efektif memakai 5 mm.

4

Bandingkan baseline

Bulan, dasarian, jendela 30 dan 90 hari dibandingkan secara indikatif.

5

Ambil forecast 16 hari

OpenWeather interval tiga jam dan Daily Forecast digabungkan.

6

Hubungkan laporan

Koordinat dan ringkasan diteruskan ke formulir laporan lapangan.

Pertanyaan Umum

Tidak. Hasil merupakan screening internal hidrologi.net berdasarkan NASA POWER dan OpenWeather. Informasi resmi tetap mengacu kepada BMKG dan instansi berwenang.

HTH meteorologis menggunakan ambang hujan 1 mm per hari. Periode tanpa hujan efektif menggunakan ambang internal 5 mm per hari untuk mencegah hujan sangat ringan langsung dianggap memulihkan kondisi.

Hari 1–5 memakai data interval tiga jam yang lebih rinci. Hari berikutnya memakai Daily Forecast sampai 16 hari dan ditampilkan sebagai kecenderungan jangka menengah.

Setelah analisis, pengguna dapat meneruskan koordinat dan ringkasan outlook ke halaman laporan apabila dampak kekeringan benar-benar terjadi di lapangan.

NASA POWER berbasis grid MERRA-2 sehingga nilai mewakili wilayah sekitar, bukan penakar hujan tepat pada koordinat pengguna.

Baseline TRMM ditampilkan otomatis apabila koordinat berada di dalam grid aktif dan seri data hujannya telah tersimpan pada database hidrologi.net. Cakupannya mengikuti data aktual, tidak dibatasi hanya Pulau Jawa.

Perbandingan hanya digunakan sebagai indikasi lintas-sumber. NASA POWER dan TRMM memiliki algoritma serta resolusi berbeda, sehingga hasilnya bukan anomali dari satu seri homogen.