Modul DPT

Tabel Jenis Tanah dan Parameter Tanah

Referensi awal parameter tanah untuk perhitungan Dinding Penahan Tanah, meliputi berat isi tanah, sudut geser dalam, kohesi, daya dukung izin, dan koefisien gesek dasar.

Daftar Parameter Tanah

Nilai default digunakan untuk pengisian awal parameter tanah pada Modul DPT. Nilai tetap dapat diedit manual sesuai data penyelidikan tanah.

No Kode Jenis Tanah Kondisi Berat Isi Tanah γ (kN/m³) Sudut Geser Dalam φ (°) Kohesi c (kPa) Daya Dukung Izin qa (kPa) Koefisien Gesek Dasar μ Permeabilitas
Range Default Catatan Range Default Catatan Range Default Catatan Range Default Catatan Range Default Catatan
1 CLAY_VERY_SOFT Lempung sangat lunak
Tidak direkomendasikan sebagai tanah dasar DPT tanpa perbaikan tanah.
Jenuh, sangat plastis, sangat kompresibel 14.00 – 16.00 15.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 0.00 – 10.00 5.00 Mengontrol nilai Ka. 5.00 – 15.00 10.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 25.00 – 50.00 40.00 Kontrol qmax pondasi. 0.250 – 0.350 0.300 Kontrol FK geser. Sangat rendah
2 CLAY_SOFT Lempung lunak
Perlu perhatian terhadap penurunan, tekanan air, dan drainase.
Jenuh, plastis, kuat geser rendah 15.00 – 17.00 16.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 5.00 – 15.00 10.00 Mengontrol nilai Ka. 10.00 – 25.00 20.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 50.00 – 75.00 60.00 Kontrol qmax pondasi. 0.300 – 0.400 0.350 Kontrol FK geser. Rendah
3 CLAY_MEDIUM Lempung sedang
Masih perlu verifikasi daya dukung dan potensi penurunan.
Konsistensi sedang 16.00 – 18.00 17.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 15.00 – 22.00 18.00 Mengontrol nilai Ka. 20.00 – 50.00 35.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 75.00 – 125.00 100.00 Kontrol qmax pondasi. 0.350 – 0.450 0.400 Kontrol FK geser. Rendah-sedang
4 CLAY_STIFF Lempung kaku
Kohesi tidak boleh dimanfaatkan berlebihan tanpa data uji tanah.
Konsistensi baik, lebih stabil 17.00 – 19.00 18.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 20.00 – 28.00 24.00 Mengontrol nilai Ka. 50.00 – 100.00 75.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 125.00 – 200.00 150.00 Kontrol qmax pondasi. 0.400 – 0.500 0.450 Kontrol FK geser. Rendah-sedang
5 SILT_SOFT Lanau lunak
Rentan terhadap perubahan kadar air dan kehilangan kuat geser.
Jenuh, mudah terganggu, sensitif terhadap air 15.00 – 17.00 16.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 15.00 – 25.00 20.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 15.00 5.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 50.00 – 100.00 75.00 Kontrol qmax pondasi. 0.300 – 0.400 0.350 Kontrol FK geser. Rendah-sedang
6 SILTY_SAND Lanau berpasir
Drainase lebih baik dari lanau murni, tetapi tetap perlu filter.
Padat sedang, campuran pasir dan lanau 16.00 – 18.00 17.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 25.00 – 30.00 28.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 10.00 5.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 100.00 – 150.00 125.00 Kontrol qmax pondasi. 0.400 – 0.500 0.450 Kontrol FK geser. Sedang
7 SAND_LOOSE Pasir lepas
Perlu perhatian terhadap erosi, piping, dan kepadatan timbunan.
Kepadatan rendah 16.00 – 18.00 17.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 25.00 – 30.00 28.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 0.00 0.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 75.00 – 150.00 100.00 Kontrol qmax pondasi. 0.400 – 0.500 0.450 Kontrol FK geser. Tinggi
8 SAND_MEDIUM Pasir sedang
Umumnya baik untuk material belakang DPT jika drainase baik.
Kepadatan sedang 17.00 – 19.00 18.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 30.00 – 35.00 32.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 0.00 0.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 150.00 – 250.00 180.00 Kontrol qmax pondasi. 0.450 – 0.550 0.500 Kontrol FK geser. Tinggi
9 SAND_DENSE Pasir padat
Tekanan lateral relatif lebih kecil dan daya dukung lebih baik.
Kepadatan tinggi 18.00 – 20.00 19.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 35.00 – 40.00 37.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 0.00 0.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 250.00 – 400.00 300.00 Kontrol qmax pondasi. 0.500 – 0.600 0.550 Kontrol FK geser. Tinggi
10 GRAVELLY_SAND Pasir berkerikil
Baik untuk urugan belakang dan tanah dasar jika gradasi terkendali.
Padat, drainase baik 19.00 – 21.00 20.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 35.00 – 42.00 40.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 0.00 0.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 300.00 – 500.00 400.00 Kontrol qmax pondasi. 0.550 – 0.650 0.600 Kontrol FK geser. Sangat tinggi
11 GRAVEL Kerikil
Perlu filter agar tidak terjadi migrasi butiran halus.
Padat dan sangat permeabel 19.00 – 22.00 21.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 38.00 – 45.00 42.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 0.00 0.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 400.00 – 600.00 500.00 Kontrol qmax pondasi. 0.600 – 0.700 0.650 Kontrol FK geser. Sangat tinggi
12 CRUSHED_STONE Batu pecah / material granular kasar
Baik sebagai material drainase/filter, perlu kontrol gradasi.
Angular, padat, drainase baik 18.00 – 22.00 20.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 40.00 – 45.00 43.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 0.00 0.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 400.00 – 800.00 500.00 Kontrol qmax pondasi. 0.600 – 0.750 0.650 Kontrol FK geser. Sangat tinggi
13 COMMON_FILL Tanah timbunan biasa
Nilai sangat bergantung pada sumber material dan derajat pemadatan.
Campuran, dipadatkan sedang 17.00 – 19.00 18.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 25.00 – 32.00 30.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 10.00 5.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 100.00 – 200.00 150.00 Kontrol qmax pondasi. 0.400 – 0.550 0.500 Kontrol FK geser. Bervariasi
14 ORGANIC_PEAT Tanah organik / gambut
Tidak direkomendasikan sebagai tanah dasar DPT tanpa perbaikan khusus.
Sangat lunak dan kompresibel 10.00 – 14.00 12.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 0.00 – 10.00 5.00 Mengontrol nilai Ka. 0.00 – 10.00 5.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 10.00 – 50.00 25.00 Kontrol qmax pondasi. 0.200 – 0.300 0.250 Kontrol FK geser. Rendah-sangat tinggi tergantung serat
15 WEATHERED_ROCK Batu lapuk
Perlu investigasi geologi teknik, kekar, dan tingkat pelapukan.
Sangat bervariasi tergantung tingkat pelapukan 18.00 – 22.00 20.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 30.00 – 45.00 38.00 Mengontrol nilai Ka. 25.00 – 200.00 75.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 300.00 – 800.00 500.00 Kontrol qmax pondasi. 0.500 – 0.700 0.600 Kontrol FK geser. Bervariasi
16 SOUND_ROCK Batuan dasar baik
Umumnya sangat baik, tetapi perlu cek bidang lemah, kekar, dan pelapukan lokal.
Masif, relatif segar 22.00 – 26.00 24.00 Berat isi tanah untuk tekanan tanah aktif. 40.00 – 50.00 45.00 Mengontrol nilai Ka. 100.00 – 500.00 150.00 Umumnya konservatif jika tidak dimanfaatkan. 800.00 – 1,500.00 1,000.00 Kontrol qmax pondasi. 0.600 – 0.800 0.700 Kontrol FK geser. Rendah pada batu masif, tinggi pada rekahan

Keterangan Parameter

γ tanah adalah berat isi tanah yang mempengaruhi besar tekanan tanah aktif.
φ adalah sudut geser dalam tanah. Semakin besar φ, nilai Ka cenderung semakin kecil.
c adalah kohesi tanah. Untuk perhitungan awal DPT permanen, penggunaan kohesi harus hati-hati.
qa adalah daya dukung izin untuk mengontrol tekanan maksimum pondasi.
μ adalah koefisien gesek dasar yang berpengaruh langsung terhadap FK geser.

Catatan Penggunaan

Nilai parameter tanah pada tabel ini bersifat indikatif untuk input awal. Untuk desain final, parameter tanah wajib diverifikasi menggunakan data penyelidikan tanah.
  • Gunakan nilai default hanya untuk pradesain atau simulasi awal.
  • Untuk tanah lunak, cek penurunan dan stabilitas global lereng.
  • Untuk pekerjaan sungai, cek juga gerusan kaki DPT dan kondisi drainase belakang.
  • Untuk DPT permanen, penggunaan kohesi pada tekanan tanah lateral sebaiknya konservatif.
  • Jika ragu, gunakan parameter yang lebih konservatif.