Modul DPT

Laporan Analisa DPT

Laporan ringkas analisa Dinding Penahan Tanah berdasarkan data teknis, dimensi, tekanan tanah, stabilitas, quantity, RAB, dan rekomendasi teknis.

Laporan Ringkas Analisa Dinding Penahan Tanah

DPT Sta 4+500

1

Identitas Pekerjaan

Informasi umum analisa DPT.

Nama Analisa DPT Sta 4+500
Nama Proyek Pengendalian Banjir Sungai Contoh 2
Lokasi Kota Padang
Nama Sungai / Saluran Sungai Cotoh 2
Jenis DPT DPT Beton Bertulang Kantilever
Tanggal Dibuat 29/04/2026 05:45
Update Terakhir 11/06/2026 06:30
Sketsa Ringkas DPT Beton Bertulang Kantilever Tanah tertahan MA sungai = 1.00 m Air belakang = 1.50 m Toe Heel Tekanan tanah H = 3.00 m | B = 1.80 m | Panjang = 40.00 m
2

Data Teknis dan Dimensi

Parameter utama yang digunakan dalam analisa.

Kelompok Parameter Nilai Satuan
Geometri Panjang DPT 40.000 m
Geometri Tinggi tanah tertahan 10.000 m
Geometri Tinggi total DPT 3.000 m
Geometri Lebar atas 0.000 m
Geometri Lebar bawah / dasar 1.800 m
Geometri Kedalaman pondasi 0.500 m
Kantilever Tebal stem atas 0.200 m
Kantilever Tebal stem bawah 0.300 m
Kantilever Tebal pelat dasar 0.300 m
Kantilever Panjang heel 1.080 m
Kantilever Panjang toe 0.720 m
Tanah Berat isi tanah 20.000 kN/m³
Tanah Sudut geser dalam 40.000 derajat
Tanah Kohesi 0.000 kPa
Tanah Daya dukung izin 400.000 kPa
Air Tinggi air belakang DPT 1.500 m
Air Muka air sungai / air depan DPT 1.000 m
Beban Surcharge 10.000 kPa
3

Hasil Tekanan Tanah dan Stabilitas

Ringkasan hasil perhitungan utama.

Parameter Nilai Satuan Keterangan
Koefisien tekanan tanah aktif 0.217443 - Ka
Tekanan tanah aktif 19.570 kN/m Pa
Tekanan surcharge 6.523 kN/m Pq
Tekanan air belakang 11.036 kN/m Pw
FK guling 4.044 - Syarat awal ≥ 1.50
FK geser 1.597 - Syarat awal ≥ 1.50
Eksentrisitas 0.174 m Batas: 0.300 m
qmax 86.771 kPa ≤ daya dukung izin
qmin 23.029 kPa ≥ 0
Status Stabilitas AMAN
Berdasarkan hasil kontrol awal, stabilitas DPT memenuhi kriteria minimum yang digunakan dalam modul.
4

Quantity Pekerjaan

Volume pekerjaan berdasarkan tabel quantity tersimpan.

No Kode Uraian Pekerjaan Volume Satuan
1 GALIAN_TANAH Galian tanah pondasi DPT 56.00 m3
2 LANTAI_KERJA Beton lantai kerja tebal 10 cm 7.20 m3
3 BETON_STRUKTUR Beton bertulang DPT kantilever 67.50 m3
4 BEKISTING Bekisting DPT beton bertulang 240.00 m2
5 PEMBESIAN Pembesian DPT beton bertulang 8,268.84 kg
6 WEEP_HOLE Pipa suling-suling / weep hole 60.00 bh
7 FILTER_GRANULAR Filter granular belakang DPT 36.00 m3
8 URUGAN_KEMBALI Urugan kembali belakang DPT 36.00 m3
5

Rencana Anggaran Biaya

RAB berdasarkan tabel RAB tersimpan.

No Uraian Pekerjaan Kode AHSP Volume Satuan Harga Satuan (Rp.) Jumlah Harga (Rp.)
1 Galian tanah pondasi DPT A.3.01.1c.10 56.00 m3 11,820 661,933
2 Beton lantai kerja tebal 10 cm A.1.03.1a.1 7.20 m3 1,176,256 8,469,041
3 Beton bertulang DPT kantilever A.1.03.1b.2 67.50 m3 1,433,534 96,763,521
4 Bekisting DPT beton bertulang A.1.03.2f.1 240.00 m2 150,795 36,190,886
5 Pembesian DPT beton bertulang 2.2.1.1.2a 8,268.84 kg 17,675 146,148,818
6 Pipa suling-suling / weep hole A.1.02.5d.3 60.00 bh 64,058 3,843,484
7 Filter granular belakang DPT 1.3.1.2 36.00 m3 198,144 7,133,179
8 Urugan kembali belakang DPT 1.3.1.4 36.00 m3 126,495 4,553,834
Subtotal (Rp.) 303,764,696
PPN 12% (Rp.) 36,451,764
Total (Rp.) 340,216,460
6

Catatan dan Rekomendasi Teknis

Catatan hasil analisa dan tindak lanjut yang disarankan.

  • Hasil kontrol awal menunjukkan stabilitas memenuhi kriteria minimum. Verifikasi tetap diperlukan terhadap data geoteknik, kondisi muka air, gerusan kaki, dan metode pelaksanaan.
  • Pada pekerjaan sungai, perlu dilakukan evaluasi gerusan lokal di kaki DPT dan kebutuhan perlindungan dasar seperti riprap, lantai batu, bronjong matras, atau perlindungan lain sesuai kondisi hidraulik.
  • Sistem drainase belakang DPT, filter granular/geotekstil, dan weep hole perlu dipastikan berfungsi agar tekanan air di belakang dinding tidak meningkat berlebihan.
Batasan penggunaan: laporan ini merupakan hasil perhitungan awal berbasis data input pada modul. Untuk desain final, hasil harus diverifikasi terhadap hasil penyelidikan tanah, survei topografi, kondisi hidraulik sungai, gerusan, metode pelaksanaan, serta standar teknis yang berlaku.