Modul Sabo

Stabilitas Detail Sabodam

Pemeriksaan stabilitas terhadap guling, geser, eksentrisitas, tekanan dasar fondasi, dan daya dukung tanah berdasarkan tabel gaya dan momen.

Informasi Analisa

  • Kode Analisa
    SABO-20260707-0001
  • Nama Analisa
    Sabo Dam DAS Petung
  • Nama Pekerjaan
    Pembangunan Sabo Dam sebagai Pengendali Sedimen
  • Tipe Desain
    Sabodam Tipe Tertutup
  • Status Stabilitas
    Tidak Aman

Data Dimensi Utama

H 4.000 m
h 4.000 m
hs 0.000 m
h3 3.600 m
b2 6.500 m
b2' 12.100 m
m / n 1.200 / 0.200
rc 1.000

Ringkasan Gaya

Kondisi ΣV ΣH
Kondisi Banjir Air 1,331.232 219.520
Kondisi Banjir Debris 932.568 26,920.787
Catatan: Jika stabilitas tidak aman, dimensi pradesain, parameter fondasi, atau gaya-gaya yang bekerja perlu diperiksa kembali sebelum lintasan kritis, quantity, dan RAB.

Hitung Stabilitas Detail

Sistem menghitung faktor keamanan guling, geser, eksentrisitas, tekanan dasar fondasi, dan daya dukung untuk kondisi banjir air dan banjir debris.

Status akhir stabilitas: Tidak Aman. Dimensi dan/atau parameter desain perlu diperiksa kembali sebelum dilanjutkan.
Kondisi ΣV
kN
ΣH
kN
ΣMp
kNm
ΣMg
kNm
FK Guling FK Geser Status
Kondisi Banjir Air 1,331.232 219.520 8,230.171 386.773 21.279
min 2.000
OK
2.150
min 1.200
OK
Aman
Kondisi Banjir Debris 932.568 26,920.787 5,977.719 53,841.574 0.111
min 2.000
Tidak OK
0.012
min 1.200
Tidak OK
Tidak Aman

Detail Eksentrisitas dan Daya Dukung

Kondisi e
m
Batas e
m
q max
kPa
q min
kPa
q izin
kPa
Status Daya Dukung
Kondisi Banjir Air 0.158 2.017 118.648 101.390 350.000 OK
FK guling minimum = 2.000.
FK geser minimum = 1.200.
Batas eksentrisitas = b2'/6 = 2.017 m.
Kondisi Banjir Debris 57.375 2.017 2,269.786 -2,115.643 350.000 Tidak OK
FK guling minimum = 2.000.
FK geser minimum = 1.200.
Batas eksentrisitas = b2'/6 = 2.017 m.
q min bernilai negatif, menunjukkan resultan berada di luar inti tengah. Dimensi dasar perlu diperiksa kembali.
q max melebihi daya dukung izin fondasi.

Rekomendasi Penyesuaian Dimensi

Stabilitas tidak aman. Quantity dan RAB tidak boleh dilanjutkan sebelum dimensi atau parameter desain diperbaiki dan stabilitas dihitung ulang.

Kondisi Banjir Debris

Faktor keamanan guling tidak memenuhi syarat

Masalah: Momen pengguling relatif besar terhadap momen penahan.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar lebar dasar dam b2′ dengan menaikkan kemiringan hulu m secara bertahap.
  • Pertimbangkan menaikkan m dari 1.20 menjadi 1.30 atau 1.40.
  • Jika H = 4.00 m, estimasi b2′ menjadi 12.50 m untuk m + 0.10 dan 12.90 m untuk m + 0.20.
  • Cek ulang gaya akibat aliran debris, terutama hd dan Vdf, jika kondisi kritis terjadi pada banjir debris.

Faktor keamanan geser tidak memenuhi syarat

Masalah: Gaya horizontal lebih besar dibanding tahanan geser fondasi.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar bidang kontak fondasi dengan memperlebar b2′.
  • Tambahkan shear key atau cut-off di bawah tubuh dam bila sesuai kondisi geoteknik.
  • Tinjau ulang koefisien geser fondasi f berdasarkan hasil investigasi geoteknik.
  • Perbaiki fondasi atau perdalam fondasi ke lapisan yang lebih kompeten.
  • Jangan menaikkan nilai f hanya untuk membuat hasil aman tanpa dukungan data geoteknik.

Eksentrisitas resultan tidak aman

Masalah: Resultan gaya berada di luar inti tengah fondasi atau q min bernilai negatif.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar b2′ agar batas e = b2′/6 menjadi lebih besar dan resultan kembali ke inti tengah.
  • Prioritas penyesuaian: naikkan m desain dari 1.20 ke 1.30, lalu hitung ulang.
  • Jika masih tidak aman, coba m = 1.40 atau tambah lebar mercu b2 dari 6.50 m menjadi 7.00 m.
  • Periksa kembali apakah tinggi dam H terlalu besar untuk satu bangunan; bila perlu evaluasi sabodam seri atau penyesuaian tinggi dam.
  • Jika q min < 0, quantity dan RAB harus dikunci karena terdapat indikasi tekanan tarik pada dasar fondasi.

Tekanan dasar fondasi tidak memenuhi syarat

Masalah: q max melebihi daya dukung izin atau distribusi tekanan dasar tidak memenuhi kriteria.

Rekomendasi tindakan:

  • Perbesar lebar dasar fondasi b2′ untuk menurunkan tekanan kontak maksimum.
  • Perbaiki fondasi atau pindahkan dasar fondasi ke lapisan tanah/batuan yang lebih baik.
  • Lakukan evaluasi geoteknik detail untuk mendapatkan q izin yang lebih representatif.
  • Pertimbangkan lantai kerja, dental concrete, grouting, atau perkuatan fondasi sesuai kondisi lapangan.

Kondisi banjir debris menjadi kondisi kritis

Masalah: Gaya debris, tekanan sedimen, dan tekanan air dapat memperbesar momen pengguling dan gaya geser.

Rekomendasi tindakan:

  • Verifikasi kembali data sedimen, D50, D95, Cd, hd, dan Vdf.
  • Periksa apakah subdam dan apron sudah cukup meredam energi aliran.
  • Pertimbangkan perpanjangan apron, peningkatan tinggi subdam, atau bangunan sabo seri bila energi aliran masih besar.
Alur perbaikan yang disarankan:
1. Revisi parameter pada Data Teknis atau Pradesain Hidrolik.
2. Hitung ulang Pradesain Hidrolik.
3. Hitung ulang Gaya dan Momen.
4. Hitung ulang Stabilitas Detail.
5. Lanjut ke Lintasan Kritis hanya jika stabilitas sudah aman.

Uraian Perhitungan Stabilitas

Data yang Digunakan

ΣV = 1,331.232 kN
ΣH = 219.520 kN
ΣM penahan = 8,230.171 kNm
ΣM pengguling = 386.773 kNm
q izin = 350.000 kPa

Rumus

FK guling = ΣM penahan / ΣM pengguling
FK geser = (f × ΣV + c × b2') / ΣH
e = b2'/2 - X, dengan X = (ΣM penahan - ΣM pengguling) / ΣV
q max/min = ΣV / b2' × (1 ± 6e / b2')

Substitusi

FK guling = 8,230.171 / 386.773
FK geser = hasil perhitungan berdasarkan koefisien geser fondasi dan jumlah gaya horizontal.
e = 0.158 m

Hasil

FK guling = 21.279 → AMAN
FK geser = 2.150 → AMAN
e = 0.158 m; batas = 2.017 m
q max = 118.648 kPa
q min = 101.390 kPa
Status daya dukung = AMAN

Kesimpulan

Status stabilitas pada kondisi banjir air adalah AMAN.

Data yang Digunakan

ΣV = 932.568 kN
ΣH = 26,920.787 kN
ΣM penahan = 5,977.719 kNm
ΣM pengguling = 53,841.574 kNm
q izin = 350.000 kPa

Rumus

FK guling = ΣM penahan / ΣM pengguling
FK geser = (f × ΣV + c × b2') / ΣH
e = b2'/2 - X, dengan X = (ΣM penahan - ΣM pengguling) / ΣV
q max/min = ΣV / b2' × (1 ± 6e / b2')

Substitusi

FK guling = 5,977.719 / 53,841.574
FK geser = hasil perhitungan berdasarkan koefisien geser fondasi dan jumlah gaya horizontal.
e = 57.375 m

Hasil

FK guling = 0.111 → TIDAK AMAN
FK geser = 0.012 → TIDAK AMAN
e = 57.375 m; batas = 2.017 m
q max = 2,269.786 kPa
q min = -2,115.643 kPa
Status daya dukung = TIDAK AMAN

Kesimpulan

Status stabilitas pada kondisi banjir debris adalah TIDAK AMAN.