Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Stasiun Sampang Peundeuy

Lebak - Banten

Analisa HHMT, uji data, curah hujan rancangan, dan distribusi terbaik sementara mengacu SNI 2415:2026.

Jumlah Data
43 tahun
Rata-rata HHMT
117,52 mm
Hujan Maksimum
272,00 mm
Distribusi Terbaik
Gumbel

Kesimpulan Singkat Analisa

Data HHMT memiliki panjang 43 tahun, rata-rata 117,52 mm, dan nilai maksimum 272,00 mm pada tahun 1993. Distribusi terbaik sementara berdasarkan uji otomatis adalah Gumbel.

Status uji data: Perlu Review. Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena terdapat indikasi pencilan, seri data tidak homogen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

1. Informasi Stasiun Hujan

Nama StasiunSampang PeundeuyPeriode Data1980 s.d. 2022
LokasiDesa Wantisari, Kec. Leuwidamar, LebakProvinsiBanten
Wilayah SungaiCIDANAU-CIUJUNG-CIDURIANKoordinat-6.494444, 106.189444
PengelolaBBWS CIDANAU CIUJUNG CIDURIAN

Peta Lokasi Stasiun Hujan

Stasiun Hujan Sampang Peundeuy berlokasi di Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Provinsi Banten. Koordinat: latitude -6.494444, longitude 106.189444.

Radius pencarian: 10 km
Stasiun aktif Stasiun hujan terdekat Radius 10 km
No. Stasiun Hujan Terdekat Lokasi Jarak (km) Panjang Data Periode Data
1Smp 2 LeuwidamarLeuwidamar, Lebak2,210 tahun-
2Cimarga BpsdaCimarga, Lebak9,3445 tahun1975–2019

2. Status Panjang Data dan Catatan Validasi SNI 2415:2026

Jumlah data HHMT43 tahunTahun kosong0 tahun
Data HHMT < 50 mm0 dataStatus uji dataDitampilkan lengkap pada bagian Uji Data HHMT.

3. Data Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan

Data berikut adalah seri Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan (HHMT) yang menjadi dasar uji data, statistik deskriptif, dan analisa curah hujan rancangan.

No.TahunHHMT (mm)TanggalCatatan
1198099,0011-04-1980OK
21981132,0009-11-1981OK
31982137,0002-11-1982OK
41983100,0027-11-1983OK
51984100,0028-03-1984OK
61985120,0002-12-1985OK
71986130,0022-04-1986OK
81987125,0004-01-1987OK
9198885,0029-01-1988OK
10198985,0031-10-1989OK
111990110,0005-01-1990OK
121991129,6020-11-1991OK
131992165,6016-11-1992OK
141993272,0016-05-1993Pencilan atas
15199475,2014-04-1994OK
161995152,0002-03-1995OK
171996110,0018-03-1996OK
181997116,0006-12-1997OK
191998109,0016-01-1998OK
201999102,0004-11-1999OK
212000134,0023-04-2000OK
22200198,0007-02-2001OK
23200272,0021-03-2002OK
24200387,0022-03-2003OK
252004105,0003-03-2004OK
262005117,0029-05-2005OK
27200692,0029-12-2006OK
282007140,0009-06-2007OK
292008119,0024-11-2008OK
30200980,0018-08-2009OK
31201094,0013-01-2010OK
32201186,0018-03-2011OK
332012120,0013-01-2012OK
342013115,5009-01-2013OK
352014106,0018-03-2014OK
362015121,0016-05-2015OK
372016145,5031-07-2016OK
382017146,0017-01-2017OK
392018146,0017-01-2018OK
402019100,0025-12-2019OK
412020148,0003-12-2020OK
422021146,0014-09-2021OK
43202281,0029-12-2022OK

Grafik Data HHMT

Grafik deret waktu Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan untuk melihat pola perubahan dan indikasi nilai ekstrem.

4. Ringkasan Nilai Ekstrem dan Pencilan

Nilai maksimum
272,00 mm
Tahun 1993
Nilai minimum
72,00 mm
Tahun 2002
Data > 150 mm
3 data
Data < 50 mm
0 data

Daftar Data Pencilan

TahunHHMTBatas BawahBatas AtasStatus
1993272,00 mm57,78 mm223,89 mmPencilan atas

5. Uji Data HHMT

Uji DataStatusKeterangan
Uji PencilanAda PencilanDitemukan data yang berada di luar batas pencilan dan perlu review teknis.
Uji TrenTidak Ada TrenTidak terdapat indikasi tren signifikan pada tingkat kepercayaan yang digunakan.
Uji HomogenitasTidak HomogenVarians dua kelompok data berbeda signifikan; data perlu review homogenitas sumber/seri.
Uji IndependensiIndependenAutokorelasi lag-1 berada dalam batas penerimaan; seri data dapat dianggap independen berdasarkan uji ini.
Status akhir uji data: Perlu Review. Seri data perlu review teknis pada satu atau lebih uji data.
  • Uji Pencilan: Ditemukan data yang berada di luar batas pencilan dan perlu review teknis.
  • Uji Homogenitas: Varians dua kelompok data berbeda signifikan; data perlu review homogenitas sumber/seri.

Detail Parameter Uji Data

UjiParameterNilai
Uji PencilanKn2,7090
Uji PencilanBatas bawah57,78 mm
Uji PencilanBatas atas223,89 mm
Uji PencilanJumlah pencilan1
Uji Trenr Spearman0,04910
Uji Trent hitung0,31477
Uji Trent kritis2,01954
Uji TrenArahtidak_signifikan
Uji HomogenitasF hitung2,69388
Uji HomogenitasF kritis2,42474
Uji HomogenitasVarian kelompok awal1.659,48857
Uji HomogenitasVarian kelompok akhir616,02165
Uji Independensir1 lag-10,09549
Uji IndependensiBatas bawah-0,32262
Uji IndependensiBatas atas0,27500

6. Statistik Deskriptif dan Interpretasi

Jumlah data43 tahun
Minimum72,00 mm
Maksimum272,00 mm
Rata-rata117,52 mm
Median115,50 mm
Standar deviasi sampel33,62 mm
Koefisien variasi0,286
Skewness sampel2,313
Excess kurtosis9,606
Interpretasi statistik:

Data HHMT menunjukkan skewness positif kuat. Hal ini mengindikasikan adanya nilai ekstrem di sisi kanan distribusi, sehingga Log Pearson III dan GEV perlu diperhatikan sebagai pembanding terhadap Gumbel. Nilai excess kurtosis positif menunjukkan distribusi cenderung berekor berat dan perlu pemeriksaan nilai ekstrem.

7. Ringkasan Curah Hujan Rancangan

Catatan kelayakan: Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena terdapat indikasi pencilan, seri data tidak homogen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

Analisa curah hujan rancangan dihitung dengan distribusi Gumbel, Log Normal, Log Pearson III, dan GEV.

Kala UlangGumbelLog NormalLog Pearson IIIGEV
2111,997113,742110,569111,805
5141,710140,377136,510139,234
10161,382156,697154,882158,001
20180,252171,594173,705176,470
25186,238176,195179,977182,426
50204,677190,063200,401201,076
100222,980203,467222,617220,046
200241,217216,561247,096239,413
1.000283,460246,279315,500286,122

Grafik Perbandingan Curah Hujan Rancangan

Grafik perbandingan hasil hujan rancangan untuk distribusi Gumbel, Log Normal, Log Pearson III, dan GEV pada berbagai kala ulang.

8. Detail Perhitungan Curah Hujan Rancangan

Metode Gumbel

Langkah perhitungan:
  1. Hitung rata-rata dan standar deviasi sampel data HHMT.
  2. Estimasi parameter lokasi Gumbel (μ) dan skala Gumbel (β).
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  4. Hitung Y_T = -ln[-ln(P)].
  5. Hitung X_T = μ + β × Y_T.
Rumus: X_T = μ + βY_T; Y_T = -ln[-ln(P)]. Parameter: x̄ = 117,521 mm; S = 33,621 mm; μ = 102,38950; β = 26,21451.
TPY_TK_TX_T (mm)
250,000%0,36651-0,16428111,997
580,000%1,499940,71945141,710
1090,000%2,250371,30455161,382
2095,000%2,970201,86580180,252
2596,000%3,198532,04383186,238
5098,000%3,901942,59228204,677
10099,000%4,600153,13667222,980
20099,500%5,295813,67907241,217
1.00099,900%6,907264,93551283,460

Metode Log Normal

Langkah perhitungan:
  1. Transformasikan data menjadi Y = log10(X).
  2. Hitung rata-rata log Ybar dan standar deviasi log S_Y.
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  4. Ambil K_T dari invers distribusi normal standar.
  5. Hitung Y_T = Ybar + K_T × S_Y.
  6. Konversi ke mm dengan X_T = 10^Y_T.
Rumus: Y = log10(X); Y_T = Ybar + K_T S_Y; X_T = 10^Y_T. Parameter: Ybar = 2,05592; S_Y = 0,10857.
TPK_Tlog X_TX_T (mm)
250,000%0,000002,05592113,742
580,000%0,841622,14730140,377
1090,000%1,281552,19506156,697
2095,000%1,644852,23450171,594
2596,000%1,750692,24599176,195
5098,000%2,053752,27890190,063
10099,000%2,326352,30849203,467
20099,500%2,575832,33558216,561
1.00099,900%3,090232,39143246,279

Metode Log Pearson III

Langkah perhitungan:
  1. Transformasikan data HHMT menjadi Y = log10(X).
  2. Hitung rata-rata log, standar deviasi log, dan koefisien kemencengan log.
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T dan nilai Z normal standar.
  4. Hitung faktor frekuensi K_T yang dikoreksi oleh koefisien kemencengan log.
  5. Hitung Y_T = Ybar + K_T × S_Y.
  6. Konversi ke mm dengan X_T = 10^Y_T.
Rumus: Y = log10(X); Y_T = Ybar + K_T S_Y; X_T = 10^Y_T. Parameter: Ybar = 2,05592; S_Y = 0,10857; C_s log = 0,76456.
TPZK_Tlog X_TX_T (mm)
250,000%0,00000-0,113192,04363110,569
580,000%0,841620,729872,13516136,510
1090,000%1,281551,234952,19000154,882
2095,000%1,644851,693742,23981173,705
2596,000%1,750691,835652,25522179,977
5098,000%2,053752,265612,30190200,401
10099,000%2,326352,686162,34756222,617
20099,500%2,575833,103482,39287247,096
1.00099,900%3,090234,081042,49900315,500

Metode GEV

Langkah perhitungan:
  1. Urutkan data HHMT dan hitung probability weighted moments.
  2. Turunkan L-moments: L1, L2, dan rasio L-skewness t3.
  3. Estimasi parameter GEV: lokasi (ξ), skala (α), dan bentuk (k).
  4. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  5. Hitung kuantil GEV sebagai X_T.
  6. Bandingkan hasilnya dengan distribusi lain melalui uji kecocokan distribusi.
Rumus: GEV dihitung dari parameter lokasi (ξ), skala (α), dan bentuk (k) dengan pendekatan L-moments. Parameter: ξ = 103,16543; α = 23,42269; k = -0,03491. L1 = 117,52093; L2 = 16,78494; t3 = 0,19244.
TPX_T (mm)
250,000%111,805
580,000%139,234
1090,000%158,001
2095,000%176,470
2596,000%182,426
5098,000%201,076
10099,000%220,046
20099,500%239,413
1.00099,900%286,122

9. Uji Distribusi dan Distribusi Terbaik Sementara

Distribusi terbaik sementara: Gumbel. Pemilihan distribusi terbaik bersifat sementara dan perlu ditinjau bersama kualitas data, uji data awal, serta pertimbangan teknis perencana.
DistribusiDmaxD kritisK-SChi hitungChi kritisChiCatatan
Gumbel0,071710,24000Diterima4,965805,93687DiterimaTerpilih sementara berdasarkan skor otomatis uji kecocokan.
Log Normal0,055230,24000Diterima11,049445,93687DitolakK-S diterima, tetapi Chi-Square tidak diterima; gunakan sebagai pembanding.
Log Pearson III0,074080,24000Diterima3,710433,74676DiterimaTetap perlu dipertimbangkan karena data memiliki skewness positif kuat.
GEV0,056920,24000Diterima4,491943,74676DitolakK-S diterima, tetapi Chi-Square tidak diterima; gunakan sebagai pembanding.
Catatan: Untuk data kurang dari 50 tahun, uji Chi-Square dipakai sebagai indikator pendukung bersama uji Kolmogorov-Smirnov dan pertimbangan teknis.

10. Detail Parameter Distribusi

DistribusiParameterSimbolNilaiSatuan
GumbelRata-rata117,521mm
GumbelStandar deviasiS33,621mm
GumbelLokasi Gumbelμ102,38950-
GumbelSkala Gumbelβ26,21451-
Log NormalRata-rata log10(X)Ybar2,05592-
Log NormalStandar deviasi log10(X)S_Y0,10857-
Log Pearson IIIRata-rata log10(X)Ybar2,05592-
Log Pearson IIIStandar deviasi log10(X)S_Y0,10857-
Log Pearson IIIKoefisien kemencengan logC_s0,76456-
GEVLokasiξ103,16543-
GEVSkalaα23,42269-
GEVBentukk-0,03491-

11. Catatan Kelayakan dan Penggunaan Hasil

Catatan kelayakan: Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena terdapat indikasi pencilan, seri data tidak homogen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

Hasil curah hujan rancangan pada halaman ini merupakan dasar awal untuk analisa lanjutan. Untuk debit banjir rencana, tahapan berikutnya adalah hujan wilayah, distribusi hujan rencana, hujan efektif, transformasi hujan-limpasan dengan HSS/metode lain, serta kalibrasi dan validasi apabila data observasi tersedia.

Ringkasan Analisa

Stasiun
Sampang Peundeuy
Distribusi Terbaik Sementara
Gumbel
Status Uji Data
Perlu Review
Hasil perlu dibaca bersama uji data, terutama jika terdapat pencilan atau data tidak homogen.