Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Stasiun Sungai Ipuh

Solok Selatan - Sumatera Barat

Analisa HHMT, uji data, curah hujan rancangan, dan distribusi terbaik sementara mengacu SNI 2415:2026.

Jumlah Data
41 tahun
Rata-rata HHMT
76,35 mm
Hujan Maksimum
314,00 mm
Distribusi Terbaik
Log Pearson III

Kesimpulan Singkat Analisa

Data HHMT memiliki panjang 41 tahun, rata-rata 76,35 mm, dan nilai maksimum 314,00 mm pada tahun 1997. Distribusi terbaik sementara berdasarkan uji otomatis adalah Log Pearson III.

Status uji data: Perlu Review. Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena terdapat indikasi pencilan, seri data tidak homogen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

1. Informasi Stasiun Hujan

Nama StasiunSungai IpuhPeriode Data1979 s.d. 2019
LokasiDesa Pakan Rabaa Tengah, Kec. Koto Parik Gadang Diateh, Solok SelatanProvinsiSumatera Barat
Wilayah SungaiBATANGHARIKoordinat-1.389611, 100.987667
PengelolaBPSDA Sungai Dareh

Peta Lokasi Stasiun Hujan

Stasiun Hujan Sungai Ipuh berlokasi di Desa Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Koordinat: latitude -1.389611, longitude 100.987667.

Radius pencarian: 10 km
Stasiun aktif Stasiun hujan terdekat Radius 10 km
No. Stasiun Hujan Terdekat Lokasi Jarak (km) Panjang Data Periode Data
1Pos Curah Hujan Pakan RabaaKoto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan1,470 tahun-

2. Status Panjang Data dan Catatan Validasi SNI 2415:2026

Jumlah data HHMT41 tahunTahun kosong0 tahun
Data HHMT < 50 mm8 dataStatus uji dataDitampilkan lengkap pada bagian Uji Data HHMT.

3. Data Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan

Data berikut adalah seri Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan (HHMT) yang menjadi dasar uji data, statistik deskriptif, dan analisa curah hujan rancangan.

No.TahunHHMT (mm)TanggalCatatan
11979118,0025-11-1979OK
2198078,0024-11-1980OK
3198167,0014-03-1981OK
4198297,0016-12-1982OK
5198366,0004-06-1983OK
6198491,0009-01-1984OK
7198563,0016-03-1985OK
8198681,0007-12-1986OK
9198781,0013-02-1987OK
101988114,0022-03-1988OK
11198961,0027-12-1989OK
12199076,0005-02-1990OK
13199162,0025-12-1991OK
14199262,0012-07-1992OK
15199366,0002-06-1993OK
16199471,0028-03-1994OK
17199553,0003-02-1995OK
18199673,0027-08-1996OK
191997314,0011-04-1997Pencilan atas
201998123,0002-11-1998OK
21199934,0009-10-1999Perlu cek
22200042,0030-09-2000Perlu cek
23200133,0001-08-2001Perlu cek
24200234,0012-11-2002Perlu cek
25200331,0026-01-2003Perlu cek
26200438,0015-01-2004Perlu cek
27200556,0022-04-2005OK
28200632,0008-01-2006Perlu cek
29200751,0012-11-2007OK
30200837,0006-06-2008Perlu cek
31200972,0002-09-2009OK
32201082,0021-03-2010OK
33201156,0010-10-2011OK
34201267,0009-04-2012OK
35201388,0018-01-2013OK
36201486,0023-11-2014OK
37201592,0019-02-2015OK
38201698,0022-03-2016OK
39201792,5013-05-2017OK
40201872,0010-03-2018OK
412019120,0021-11-2019OK

Grafik Data HHMT

Grafik deret waktu Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan untuk melihat pola perubahan dan indikasi nilai ekstrem.

4. Ringkasan Nilai Ekstrem dan Pencilan

Nilai maksimum
314,00 mm
Tahun 1997
Nilai minimum
31,00 mm
Tahun 2003
Data > 150 mm
1 data
Data < 50 mm
8 data

Daftar Data Pencilan

TahunHHMTBatas BawahBatas AtasStatus
1997314,00 mm20,13 mm231,75 mmPencilan atas

5. Uji Data HHMT

Uji DataStatusKeterangan
Uji PencilanAda PencilanDitemukan data yang berada di luar batas pencilan dan perlu review teknis.
Uji TrenTidak Ada TrenTidak terdapat indikasi tren signifikan pada tingkat kepercayaan yang digunakan.
Uji HomogenitasTidak HomogenVarians dua kelompok data berbeda signifikan; data perlu review homogenitas sumber/seri.
Uji IndependensiIndependenAutokorelasi lag-1 berada dalam batas penerimaan; seri data dapat dianggap independen berdasarkan uji ini.
Status akhir uji data: Perlu Review. Seri data perlu review teknis pada satu atau lebih uji data.
  • Uji Pencilan: Ditemukan data yang berada di luar batas pencilan dan perlu review teknis.
  • Uji Homogenitas: Varians dua kelompok data berbeda signifikan; data perlu review homogenitas sumber/seri.

Detail Parameter Uji Data

UjiParameterNilai
Uji PencilanKn2,6910
Uji PencilanBatas bawah20,13 mm
Uji PencilanBatas atas231,75 mm
Uji PencilanJumlah pencilan1
Uji Trenr Spearman-0,04191
Uji Trent hitung-0,26197
Uji Trent kritis2,02269
Uji TrenArahtidak_signifikan
Uji HomogenitasF hitung4,37842
Uji HomogenitasF kritis2,48207
Uji HomogenitasVarian kelompok awal3.157,92368
Uji HomogenitasVarian kelompok akhir721,24762
Uji Independensir1 lag-10,25751
Uji IndependensiBatas bawah-0,33100
Uji IndependensiBatas atas0,28100

6. Statistik Deskriptif dan Interpretasi

Jumlah data41 tahun
Minimum31,00 mm
Maksimum314,00 mm
Rata-rata76,35 mm
Median71,00 mm
Standar deviasi sampel45,45 mm
Koefisien variasi0,595
Skewness sampel3,676
Excess kurtosis18,740
Interpretasi statistik:

Data HHMT menunjukkan skewness positif kuat. Hal ini mengindikasikan adanya nilai ekstrem di sisi kanan distribusi, sehingga Log Pearson III dan GEV perlu diperhatikan sebagai pembanding terhadap Gumbel. Nilai excess kurtosis positif menunjukkan distribusi cenderung berekor berat dan perlu pemeriksaan nilai ekstrem.

7. Ringkasan Curah Hujan Rancangan

Catatan kelayakan: Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena terdapat indikasi pencilan, seri data tidak homogen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

Analisa curah hujan rancangan dihitung dengan distribusi Gumbel, Log Normal, Log Pearson III, dan GEV.

Kala UlangGumbelLog NormalLog Pearson IIIGEV
268,88768,30265,76466,901
5109,053100,08797,21398,303
10135,647122,214122,063122,712
20161,156144,129149,334149,266
25169,248151,224158,766158,397
50194,175173,530190,477188,877
100218,918196,392226,415222,990
200243,571219,945267,372261,289
1.000300,677277,805386,997369,663

Grafik Perbandingan Curah Hujan Rancangan

Grafik perbandingan hasil hujan rancangan untuk distribusi Gumbel, Log Normal, Log Pearson III, dan GEV pada berbagai kala ulang.

8. Detail Perhitungan Curah Hujan Rancangan

Metode Gumbel

Langkah perhitungan:
  1. Hitung rata-rata dan standar deviasi sampel data HHMT.
  2. Estimasi parameter lokasi Gumbel (μ) dan skala Gumbel (β).
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  4. Hitung Y_T = -ln[-ln(P)].
  5. Hitung X_T = μ + β × Y_T.
Rumus: X_T = μ + βY_T; Y_T = -ln[-ln(P)]. Parameter: x̄ = 76,354 mm; S = 45,451 mm; μ = 55,89837; β = 35,43787.
TPY_TK_TX_T (mm)
250,000%0,36651-0,1642868,887
580,000%1,499940,71945109,053
1090,000%2,250371,30455135,647
2095,000%2,970201,86580161,156
2596,000%3,198532,04383169,248
5098,000%3,901942,59228194,175
10099,000%4,600153,13667218,918
20099,500%5,295813,67907243,571
1.00099,900%6,907264,93551300,677

Metode Log Normal

Langkah perhitungan:
  1. Transformasikan data menjadi Y = log10(X).
  2. Hitung rata-rata log Ybar dan standar deviasi log S_Y.
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  4. Ambil K_T dari invers distribusi normal standar.
  5. Hitung Y_T = Ybar + K_T × S_Y.
  6. Konversi ke mm dengan X_T = 10^Y_T.
Rumus: Y = log10(X); Y_T = Ybar + K_T S_Y; X_T = 10^Y_T. Parameter: Ybar = 1,83443; S_Y = 0,19717.
TPK_Tlog X_TX_T (mm)
250,000%0,000001,8344368,302
580,000%0,841622,00038100,087
1090,000%1,281552,08712122,214
2095,000%1,644852,15875144,129
2596,000%1,750692,17962151,224
5098,000%2,053752,23938173,530
10099,000%2,326352,29312196,392
20099,500%2,575832,34231219,945
1.00099,900%3,090232,44374277,805

Metode Log Pearson III

Langkah perhitungan:
  1. Transformasikan data HHMT menjadi Y = log10(X).
  2. Hitung rata-rata log, standar deviasi log, dan koefisien kemencengan log.
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T dan nilai Z normal standar.
  4. Hitung faktor frekuensi K_T yang dikoreksi oleh koefisien kemencengan log.
  5. Hitung Y_T = Ybar + K_T × S_Y.
  6. Konversi ke mm dengan X_T = 10^Y_T.
Rumus: Y = log10(X); Y_T = Ybar + K_T S_Y; X_T = 10^Y_T. Parameter: Ybar = 1,83443; S_Y = 0,19717; C_s log = 0,51861.
TPZK_Tlog X_TX_T (mm)
250,000%0,00000-0,083421,8179965,764
580,000%0,841620,777431,9877297,213
1090,000%1,281551,278832,08658122,063
2095,000%1,644851,722982,17416149,334
2596,000%1,750691,857892,20076158,766
5098,000%2,053752,258992,27984190,477
10099,000%2,326352,639682,35490226,415
20099,500%2,575833,005922,42712267,372
1.00099,900%3,090233,820402,58771386,997

Metode GEV

Langkah perhitungan:
  1. Urutkan data HHMT dan hitung probability weighted moments.
  2. Turunkan L-moments: L1, L2, dan rasio L-skewness t3.
  3. Estimasi parameter GEV: lokasi (ξ), skala (α), dan bentuk (k).
  4. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  5. Hitung kuantil GEV sebagai X_T.
  6. Bandingkan hasilnya dengan distribusi lain melalui uji kecocokan distribusi.
Rumus: GEV dihitung dari parameter lokasi (ξ), skala (α), dan bentuk (k) dengan pendekatan L-moments. Parameter: ξ = 57,98372; α = 23,57533; k = -0,17128. L1 = 76,35366; L2 = 19,66646; t3 = 0,28432.
TPX_T (mm)
250,000%66,901
580,000%98,303
1090,000%122,712
2095,000%149,266
2596,000%158,397
5098,000%188,877
10099,000%222,990
20099,500%261,289
1.00099,900%369,663

9. Uji Distribusi dan Distribusi Terbaik Sementara

Distribusi terbaik sementara: Log Pearson III. Pemilihan distribusi terbaik bersifat sementara dan perlu ditinjau bersama kualitas data, uji data awal, serta pertimbangan teknis perencana.
DistribusiDmaxD kritisK-SChi hitungChi kritisChiCatatan
Gumbel0,119890,24000Diterima8,760405,93687DitolakK-S diterima, tetapi Chi-Square tidak diterima; gunakan sebagai pembanding.
Log Normal0,092140,24000Diterima14,112345,93687DitolakK-S diterima, tetapi Chi-Square tidak diterima; gunakan sebagai pembanding.
Log Pearson III0,120400,24000Diterima4,731303,74676DitolakTerpilih sementara berdasarkan skor otomatis uji kecocokan.
GEV0,104790,24000Diterima5,024603,74676DitolakK-S diterima, tetapi Chi-Square tidak diterima; gunakan sebagai pembanding.
Catatan: Untuk data kurang dari 50 tahun, uji Chi-Square dipakai sebagai indikator pendukung bersama uji Kolmogorov-Smirnov dan pertimbangan teknis.

10. Detail Parameter Distribusi

DistribusiParameterSimbolNilaiSatuan
GumbelRata-rata76,354mm
GumbelStandar deviasiS45,451mm
GumbelLokasi Gumbelμ55,89837-
GumbelSkala Gumbelβ35,43787-
Log NormalRata-rata log10(X)Ybar1,83443-
Log NormalStandar deviasi log10(X)S_Y0,19717-
Log Pearson IIIRata-rata log10(X)Ybar1,83443-
Log Pearson IIIStandar deviasi log10(X)S_Y0,19717-
Log Pearson IIIKoefisien kemencengan logC_s0,51861-
GEVLokasiξ57,98372-
GEVSkalaα23,57533-
GEVBentukk-0,17128-

11. Catatan Kelayakan dan Penggunaan Hasil

Catatan kelayakan: Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena terdapat indikasi pencilan, seri data tidak homogen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

Hasil curah hujan rancangan pada halaman ini merupakan dasar awal untuk analisa lanjutan. Untuk debit banjir rencana, tahapan berikutnya adalah hujan wilayah, distribusi hujan rencana, hujan efektif, transformasi hujan-limpasan dengan HSS/metode lain, serta kalibrasi dan validasi apabila data observasi tersedia.

Ringkasan Analisa

Stasiun
Sungai Ipuh
Distribusi Terbaik Sementara
Log Pearson III
Status Uji Data
Perlu Review
Hasil perlu dibaca bersama uji data, terutama jika terdapat pencilan atau data tidak homogen.