Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan Stasiun Batu Busuk

Kota Padang - Sumatera Barat

Analisa HHMT, uji data, curah hujan rancangan, dan distribusi terbaik sementara mengacu SNI 2415:2026.

Jumlah Data
48 tahun
Rata-rata HHMT
154,36 mm
Hujan Maksimum
274,00 mm
Distribusi Terbaik
GEV

Kesimpulan Singkat Analisa

Data HHMT memiliki panjang 48 tahun, rata-rata 154,36 mm, dan nilai maksimum 274,00 mm pada tahun 1993. Distribusi terbaik sementara berdasarkan uji otomatis adalah GEV.

Status uji data: Perlu Review. Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena seri data tidak independen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

1. Informasi Stasiun Hujan

Nama StasiunBatu BusukPeriode Data1975 s.d. 2025
LokasiDesa Lambung Bukik, Kec. Pauh, KOTA PADANGProvinsiSUMATERA BARAT
Wilayah SungaiINDRAGIRI-AKUAMANKoordinat-0.904667, 100.454056
PengelolaBWS SUMATERA V

Peta Lokasi Stasiun Hujan

Stasiun Hujan Batu Busuk berlokasi di Desa Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Koordinat: latitude -0.904667, longitude 100.454056.

Radius pencarian: 10 km
Stasiun aktif Stasiun hujan terdekat Radius 10 km
No. Stasiun Hujan Terdekat Lokasi Jarak (km) Panjang Data Periode Data
1Simpang Alai / Limau ManisPauh, Kota Padang2,5248 tahun1975–2022
2Gunung NagoPauh, Kota Padang3,0319 tahun2007–2025
3Gunung SarikKuranji, Kota Padang5,7247 tahun1975–2025
4Ladang PadiLubuk Kilangan, Kota Padang8,6050 tahun1975–2024
5Parak KopiPadang Utara, Kota Padang9,320 tahun-

2. Status Panjang Data dan Catatan Validasi SNI 2415:2026

Jumlah data HHMT48 tahunTahun kosong3 tahun
Data HHMT < 50 mm0 dataStatus uji dataDitampilkan lengkap pada bagian Uji Data HHMT.

3. Data Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan

Data berikut adalah seri Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan (HHMT) yang menjadi dasar uji data, statistik deskriptif, dan analisa curah hujan rancangan.

No.TahunHHMT (mm)TanggalCatatan
11975180,0025-10-1975OK
21976140,0013-10-1976OK
31977210,0014-05-1977OK
41978160,0025-07-1978OK
51979232,0012-10-1979OK
61980180,0014-01-1980OK
71981143,0020-11-1981OK
81982150,0005-02-1982OK
9198376,0022-04-1983OK
101984115,0017-02-1984OK
11198570,0010-01-1985OK
12198683,0026-07-1986OK
13198790,0006-01-1987OK
14199060,0017-01-1990OK
151991130,0006-11-1991OK
161992150,0007-05-1992OK
171993274,0002-06-1993OK
181994160,0003-12-1994OK
191995160,0005-09-1995OK
201996140,0002-09-1996OK
211997120,0013-05-1997OK
221998140,0030-08-1998OK
231999100,0020-03-1999OK
242000221,0015-10-2000OK
252001258,0026-04-2001OK
262002145,0020-02-2002OK
272003155,0019-11-2003OK
282005193,0002-09-2005OK
292006135,0030-08-2006OK
302007175,0023-01-2007OK
312008155,0022-07-2008OK
32200987,0011-07-2009OK
33201056,0027-03-2010OK
342011115,0012-07-2011OK
352012145,0025-07-2012OK
362013169,0004-12-2013OK
372014133,0018-04-2014OK
382015191,0012-11-2015OK
392016199,0017-06-2016OK
402017158,0029-08-2017OK
412018142,0015-02-2018OK
422019140,0021-01-2019OK
432020202,0024-09-2020OK
442021189,0030-09-2021OK
452022187,0017-11-2022OK
462023207,0024-01-2023OK
472024223,5007-03-2024OK
482025166,0024-11-2025OK

Grafik Data HHMT

Grafik deret waktu Curah Hujan Harian Maksimum Tahunan untuk melihat pola perubahan dan indikasi nilai ekstrem.

4. Ringkasan Nilai Ekstrem dan Pencilan

Nilai maksimum
274,00 mm
Tahun 1993
Nilai minimum
56,00 mm
Tahun 2010
Data > 150 mm
24 data
Data < 50 mm
0 data

Daftar Data Pencilan

TahunHHMTBatas BawahBatas AtasStatus
Tidak ada data pencilan berdasarkan uji yang digunakan.

5. Uji Data HHMT

Uji DataStatusKeterangan
Uji PencilanTidak Ada PencilanTidak ditemukan data di luar batas pencilan.
Uji TrenTidak Ada TrenTidak terdapat indikasi tren signifikan pada tingkat kepercayaan yang digunakan.
Uji HomogenitasHomogenVarians dua kelompok data tidak berbeda signifikan; seri data dapat dianggap homogen berdasarkan uji ini.
Uji IndependensiTidak IndependenAutokorelasi lag-1 berada di luar batas penerimaan; seri data perlu review independensi.
Status akhir uji data: Perlu Review. Seri data perlu review teknis pada satu atau lebih uji data.
  • Uji Independensi: Autokorelasi lag-1 berada di luar batas penerimaan; seri data perlu review independensi.

Detail Parameter Uji Data

UjiParameterNilai
Uji PencilanKn2,7516
Uji PencilanBatas bawah54,33 mm
Uji PencilanBatas atas391,24 mm
Uji PencilanJumlah pencilan0
Uji Trenr Spearman0,21222
Uji Trent hitung1,47293
Uji Trent kritis2,01290
Uji TrenArahtidak_signifikan
Uji HomogenitasF hitung1,50941
Uji HomogenitasF kritis2,31164
Uji HomogenitasVarian kelompok awal2.857,36232
Uji HomogenitasVarian kelompok akhir1.893,02853
Uji Independensir1 lag-10,44293
Uji IndependensiBatas bawah-0,30411
Uji IndependensiBatas atas0,26156

6. Statistik Deskriptif dan Interpretasi

Jumlah data48 tahun
Minimum56,00 mm
Maksimum274,00 mm
Rata-rata154,36 mm
Median152,50 mm
Standar deviasi sampel49,10 mm
Koefisien variasi0,318
Skewness sampel0,091
Excess kurtosis0,017
Interpretasi statistik:

Data HHMT relatif mendekati simetris berdasarkan nilai skewness. Nilai excess kurtosis relatif moderat.

7. Ringkasan Curah Hujan Rancangan

Catatan kelayakan: Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena seri data tidak independen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

Analisa curah hujan rancangan dihitung dengan distribusi Gumbel, Log Normal, Log Pearson III, dan GEV.

Kala UlangGumbelLog NormalLog Pearson IIIGEV
2146,298145,797154,946153,715
5189,691197,184186,140196,816
10218,421230,894204,028218,939
20245,980263,036223,399236,364
25254,722273,214230,385241,225
50281,652304,593255,460254,461
100308,383335,885287,204265,349
200335,017367,333327,940274,349
1.000396,711441,777475,769289,752

Grafik Perbandingan Curah Hujan Rancangan

Grafik perbandingan hasil hujan rancangan untuk distribusi Gumbel, Log Normal, Log Pearson III, dan GEV pada berbagai kala ulang.

8. Detail Perhitungan Curah Hujan Rancangan

Metode Gumbel

Langkah perhitungan:
  1. Hitung rata-rata dan standar deviasi sampel data HHMT.
  2. Estimasi parameter lokasi Gumbel (μ) dan skala Gumbel (β).
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  4. Hitung Y_T = -ln[-ln(P)].
  5. Hitung X_T = μ + β × Y_T.
Rumus: X_T = μ + βY_T; Y_T = -ln[-ln(P)]. Parameter: x̄ = 154,365 mm; S = 49,103 mm; μ = 132,26582; β = 38,28511.
TPY_TK_TX_T (mm)
250,000%0,36651-0,16428146,298
580,000%1,499940,71945189,691
1090,000%2,250371,30455218,421
2095,000%2,970201,86580245,980
2596,000%3,198532,04383254,722
5098,000%3,901942,59228281,652
10099,000%4,600153,13667308,383
20099,500%5,295813,67907335,017
1.00099,900%6,907264,93551396,711

Metode Log Normal

Langkah perhitungan:
  1. Transformasikan data menjadi Y = log10(X).
  2. Hitung rata-rata log Ybar dan standar deviasi log S_Y.
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  4. Ambil K_T dari invers distribusi normal standar.
  5. Hitung Y_T = Ybar + K_T × S_Y.
  6. Konversi ke mm dengan X_T = 10^Y_T.
Rumus: Y = log10(X); Y_T = Ybar + K_T S_Y; X_T = 10^Y_T. Parameter: Ybar = 2,16375; S_Y = 0,15580.
TPK_Tlog X_TX_T (mm)
250,000%0,000002,16375145,797
580,000%0,841622,29487197,184
1090,000%1,281552,36341230,894
2095,000%1,644852,42001263,036
2596,000%1,750692,43650273,214
5098,000%2,053752,48372304,593
10099,000%2,326352,52619335,885
20099,500%2,575832,56506367,333
1.00099,900%3,090232,64520441,777

Metode Log Pearson III

Langkah perhitungan:
  1. Transformasikan data HHMT menjadi Y = log10(X).
  2. Hitung rata-rata log, standar deviasi log, dan koefisien kemencengan log.
  3. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T dan nilai Z normal standar.
  4. Hitung faktor frekuensi K_T yang dikoreksi oleh koefisien kemencengan log.
  5. Hitung Y_T = Ybar + K_T × S_Y.
  6. Konversi ke mm dengan X_T = 10^Y_T.
Rumus: Y = log10(X); Y_T = Ybar + K_T S_Y; X_T = 10^Y_T. Parameter: Ybar = 2,16375; S_Y = 0,15580; C_s log = -0,87282.
TPZK_Tlog X_TX_T (mm)
250,000%0,000000,169652,19018154,946
580,000%0,841620,680952,26984186,140
1090,000%1,281550,936732,30969204,028
2095,000%1,644851,189562,34908223,399
2596,000%1,750691,275402,36245230,385
5098,000%2,053751,563392,40732255,460
10099,000%2,326351,889892,45819287,204
20099,500%2,575832,259622,51579327,940
1.00099,900%3,090233,296862,67740475,769

Metode GEV

Langkah perhitungan:
  1. Urutkan data HHMT dan hitung probability weighted moments.
  2. Turunkan L-moments: L1, L2, dan rasio L-skewness t3.
  3. Estimasi parameter GEV: lokasi (ξ), skala (α), dan bentuk (k).
  4. Untuk setiap kala ulang T, hitung P = 1 - 1/T.
  5. Hitung kuantil GEV sebagai X_T.
  6. Bandingkan hasilnya dengan distribusi lain melalui uji kecocokan distribusi.
Rumus: GEV dihitung dari parameter lokasi (ξ), skala (α), dan bentuk (k) dengan pendekatan L-moments. Parameter: ξ = 136,73392; α = 48,64313; k = 0,26795. L1 = 154,36458; L2 = 27,78258; t3 = 0,00934.
TPX_T (mm)
250,000%153,715
580,000%196,816
1090,000%218,939
2095,000%236,364
2596,000%241,225
5098,000%254,461
10099,000%265,349
20099,500%274,349
1.00099,900%289,752

9. Uji Distribusi dan Distribusi Terbaik Sementara

Distribusi terbaik sementara: GEV. Pemilihan distribusi terbaik bersifat sementara dan perlu ditinjau bersama kualitas data, uji data awal, serta pertimbangan teknis perencana.
DistribusiDmaxD kritisK-SChi hitungChi kritisChiCatatan
Gumbel0,135600,23000Diterima4,382305,93687DiterimaDiterima oleh kedua uji; dapat menjadi kandidat pembanding.
Log Normal0,148850,23000Diterima2,947075,93687DiterimaDiterima oleh kedua uji; dapat menjadi kandidat pembanding.
Log Pearson III0,071710,23000Diterima3,083923,74676DiterimaDiterima oleh kedua uji; dapat menjadi kandidat pembanding.
GEV0,086660,23000Diterima0,132323,74676DiterimaTerpilih sementara berdasarkan skor otomatis uji kecocokan.
Catatan: Untuk data kurang dari 50 tahun, uji Chi-Square dipakai sebagai indikator pendukung bersama uji Kolmogorov-Smirnov dan pertimbangan teknis.

10. Detail Parameter Distribusi

DistribusiParameterSimbolNilaiSatuan
GumbelRata-rata154,365mm
GumbelStandar deviasiS49,103mm
GumbelLokasi Gumbelμ132,26582-
GumbelSkala Gumbelβ38,28511-
Log NormalRata-rata log10(X)Ybar2,16375-
Log NormalStandar deviasi log10(X)S_Y0,15580-
Log Pearson IIIRata-rata log10(X)Ybar2,16375-
Log Pearson IIIStandar deviasi log10(X)S_Y0,15580-
Log Pearson IIIKoefisien kemencengan logC_s-0,87282-
GEVLokasiξ136,73392-
GEVSkalaα48,64313-
GEVBentukk0,26795-

11. Catatan Kelayakan dan Penggunaan Hasil

Catatan kelayakan: Hasil curah hujan rancangan perlu diperlakukan sebagai hasil sementara karena seri data tidak independen. Verifikasi data dan review teknis disarankan sebelum hasil digunakan sebagai dasar desain final.

Hasil curah hujan rancangan pada halaman ini merupakan dasar awal untuk analisa lanjutan. Untuk debit banjir rencana, tahapan berikutnya adalah hujan wilayah, distribusi hujan rencana, hujan efektif, transformasi hujan-limpasan dengan HSS/metode lain, serta kalibrasi dan validasi apabila data observasi tersedia.

Ringkasan Analisa

Stasiun
Batu Busuk
Distribusi Terbaik Sementara
GEV
Status Uji Data
Perlu Review
Hasil perlu dibaca bersama uji data, terutama jika terdapat pencilan atau data tidak homogen.