Modul Bendung • Lantai Hulu

Desain Lantai Hulu bendungan cikaramat - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan

Perhitungan lantai hulu bendung beton bertulang meliputi panjang lantai, koperan, lantai kerja, volume beton, galian, bekisting, estimasi pembesian, gambar potongan memanjang, dan quantity.

Status desain lantai hulu
Tinggi Mercu 0,000 m
Panjang Lantai 0,000 m
Jumlah Koperan 0 unit
Beton Bertulang 0,000 m³
Data lantai hulu belum tersimpan.
Catatan. Data desain mercu belum tersedia. Lantai hulu tetap dapat dihitung menggunakan data analisa, tetapi sebaiknya desain mercu diselesaikan terlebih dahulu.
Catatan. Tinggi mercu belum valid. Periksa elevasi mercu dan elevasi lantai hulu.
Catatan. Lebar bendung belum valid. Periksa lebar sungai, lebar bendung total, atau lebar efektif mercu.

Data Dasar Bendung

Nama Proyek rehab irigasi - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan
Nama Bendung bendungan cikaramat - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan - Salinan
Nama Sungai cikaramat
Lebar Sungai 0,000 m
Elevasi Dasar Sungai 0,000 m
Elevasi Mercu Rencana 0,000 m
Elevasi Lantai Hulu 0,000 m
Tinggi Mercu 0,000 m
Lebar Bendung 0,000 m
Sumber Data Mercu -
Default: tebal lantai hulu 0,50 m, panjang lantai hulu 5 × tinggi mercu, koperan 1,50 m, jarak maksimum koperan 4,50 m, dan lantai kerja 0,10 m.

Input Desain Lantai Hulu

Default desain: tebal lantai hulu 0,50 m, panjang lantai hulu 5 × tinggi mercu, kedalaman koperan 1,50 m, jarak maksimum antar koperan 4,50 m, tebal koperan 0,50 m, dan lantai kerja 0,10 m.

A. Data Dasar dari Desain Mercu

m
Digunakan untuk menghitung panjang default lantai hulu.
m
Opsional, untuk dokumentasi elevasi desain.
m
Jika tinggi mercu kosong, tinggi dihitung dari elevasi mercu - elevasi lantai hulu.
m
Dipakai sebagai lebar dasar perhitungan volume.

B. Dimensi Lantai Hulu

Default: 5 × tinggi mercu.
m
Jika diisi, nilai ini menggantikan hasil 5 × tinggi mercu.
m
Default beton bertulang: 0,50 m.
m
Default beton kurus: 0,10 m.
m
Opsional jika lantai hulu dibuat lebih lebar dari lebar bendung.
m
Opsional jika lantai hulu dibuat lebih lebar dari lebar bendung.

C. Koperan Lantai Hulu

m
Default: 1,50 m.
m
Default: 0,50 m.
m
Default: 6.00 m.
Rekomendasi: tambahan di bawah pelat agar tidak hitung ganda.

D. Pembesian Awal

Contoh: D16.
mm
Contoh: D13.
mm
kg/m³
Default estimasi awal: 120 kg/m³ beton bertulang.
Kembali

Hasil Perhitungan Lantai Hulu

A. Dimensi Utama

Tinggi mercu 0,000 m
Status panjang lantai hulu Otomatis: 5 × tinggi mercu
Panjang lantai hulu 0,000 m
Tebal lantai hulu beton bertulang 0,500 m
Lebar bendung 0,000 m
Tambahan lebar kiri 0,000 m
Tambahan lebar kanan 0,000 m
Lebar total lantai hulu 0,000 m
Tebal lantai kerja beton kurus 0,100 m

B. Koperan Lantai Hulu

Jumlah koperan 0 unit
Tebal/lebar koperan 0,500 m
Kedalaman koperan 1,500 m
Tinggi tambahan koperan untuk volume 1,000 m
Metode hitung volume koperan Volume tambahan di bawah pelat lantai hulu
Posisi koperan dari ujung hulu -

C. Volume dan Quantity Utama

Volume beton lantai hulu 0,000 m³
Volume koperan per unit 0,000 m³/unit
Volume beton koperan total 0,000 m³
Volume beton bertulang total 0,000 m³
Volume lantai kerja beton kurus 0,000 m³
Volume galian pelat 0,000 m³
Volume galian koperan 0,000 m³
Volume galian total 0,000 m³
Luas bekisting tepi lantai 0,000 m²
Luas bekisting koperan 0,000 m²
Luas bekisting total 0,000 m²

D. Informasi Pembesian Awal

Tulangan utama D16 - 150 mm
Tulangan bagi D13 - 200 mm
Rasio tulangan 120,000 kg/m³
Estimasi berat tulangan 0,000 kg
Catatan Perhitungan
  • Tinggi mercu belum tersedia. Panjang lantai hulu default 5 x tinggi mercu belum dapat dihitung.
  • Lebar total lantai hulu belum tersedia. Volume belum dapat dihitung lengkap.
  • Volume koperan dihitung sebagai volume tambahan di bawah pelat lantai hulu agar tidak terjadi perhitungan ganda.
  • Panjang lantai atau jarak maksimum koperan belum valid.

Gambar Potongan Memanjang Lantai Hulu

Skema desain: gambar berikut menunjukkan lantai hulu beton bertulang, lantai kerja beton kurus, dan koperan melintang pada sisi hulu, antara, dan dekat mercu.
Gambar belum dapat ditampilkan lengkap. Pastikan panjang lantai hulu, tebal lantai hulu, kedalaman koperan, dan tebal koperan sudah terisi.

Rincian Quantity Lantai Hulu

Ringkasan: quantity berikut disusun dari perhitungan lantai hulu beton bertulang, koperan, lantai kerja beton kurus, galian, bekisting, dan estimasi pembesian.

A. Tabel Quantity

Kode Kebutuhan Uraian Satuan Volume
lantai_hulu_galian Galian tanah untuk lantai hulu dan koperan
Volume galian pendekatan awal: pelat lantai hulu + koperan.
m3 0,000
lantai_hulu_lantai_kerja Lantai kerja beton kurus tebal 10 cm di bawah lantai hulu
Material: beton kurus / lean concrete.
m3 0,000
lantai_hulu_beton_bertulang Beton bertulang lantai hulu dan koperan
Terdiri dari pelat lantai hulu dan koperan.
m3 0,000
lantai_hulu_bekisting Bekisting lantai hulu dan koperan
Estimasi awal, dapat disesuaikan berdasarkan metode pelaksanaan.
m2 0,000
lantai_hulu_pembesian Pembesian lantai hulu dan koperan
Estimasi berdasarkan rasio kg/m3 beton bertulang.
kg 0,000
lantai_hulu_pvc_waterstop PVC waterstop pada sambungan lantai hulu dengan badan mercu
Panjang waterstop mengikuti lebar total lantai hulu pada sambungan dengan badan mercu.
m 0,000
Beton bertulang total terdiri dari volume pelat lantai hulu 0,000 m³ dan volume koperan 0,000 m³.

B. Dasar Perhitungan Quantity

Panjang lantai hulu 0,000 m
Tebal lantai hulu 0,500 m
Lebar bendung 0,000 m
Lebar total lantai hulu 0,000 m
Panjang PVC waterstop 0,000 m
Tebal lantai kerja 0,100 m
Jumlah bay lantai hulu 0 bay
Jumlah koperan 0 unit
Jarak maksimum antar koperan 4,500 m
Jarak aktual antar koperan 0,000 m
Kedalaman koperan 1,500 m
Tebal/lebar koperan 0,500 m
Tinggi tambahan koperan untuk volume 1,000 m
Metode hitung volume koperan Volume tambahan di bawah pelat lantai hulu
Rasio tulangan 120,000 kg/m³

C. Rincian Volume

Volume beton lantai hulu 0,000 m³
Volume koperan per unit 0,000 m³/unit
Volume beton koperan total 0,000 m³
Volume beton bertulang total 0,000 m³
Volume lantai kerja beton kurus 0,000 m³
Volume galian pelat 0,000 m³
Volume galian koperan 0,000 m³
Volume galian total 0,000 m³
Luas bekisting tepi lantai 0,000 m²
Luas bekisting koperan 0,000 m²
Luas bekisting total 0,000 m²
Estimasi berat tulangan 0,000 kg
PVC waterstop 0,000 m

D. Generate Quantity ke Modul Bendung

Integrasi Quantity: tombol berikut akan menyimpan desain lantai hulu dan mengirim item quantity ke tabel quantity bendung. Setelah tersimpan, data dapat diproses lebih lanjut pada halaman Quantity dan RAB.
Catatan Quantity
  • Beton bertulang total terdiri dari volume pelat lantai hulu dan volume koperan.
  • Volume koperan direkomendasikan dihitung sebagai volume tambahan di bawah pelat untuk menghindari perhitungan ganda.
  • Volume lantai kerja dihitung dari luas bidang lantai hulu dikalikan tebal lantai kerja.
  • Estimasi pembesian masih menggunakan rasio kg/m³ dan dapat dikembangkan menjadi perhitungan detail tulangan.
  • Panjang PVC waterstop dihitung sepanjang lebar total lantai hulu pada sambungan dengan badan mercu.
  • Item quantity perlu dipetakan ke AHSP melalui tabel mapping agar dapat masuk ke RAB secara otomatis.

Navigasi Analisa

Tahap aktif: Lantai Hulu

Daftar Analisa
Catatan teknis: Perencanaan bendung dilakukan bertahap mulai dari data dasar, mercu, lantai hulu, pengambilan dan pembilas, kantong lumpur, kolam olak, stabilitas, quantity, RAB, hingga laporan teknis.