Modul Sungai

Modul DPT untuk Pradesain Dinding Penahan Tanah

Alat bantu perhitungan awal Dinding Penahan Tanah untuk pekerjaan sungai, drainase, jalan inspeksi, dan pengendalian banjir. Modul ini menyusun proses mulai dari input data teknis, rekomendasi dimensi awal, tekanan tanah, stabilitas, quantity, RAB, gambar skematik, laporan, sampai cetak ringkasan.

Alur Modul DPT

  • Input informasi pekerjaan dan lokasi.
  • Pemilihan tipe DPT sesuai kebutuhan lapangan.
  • Input data geometri, tanah, air, dan surcharge.
  • Perhitungan tekanan tanah aktif, surcharge, dan tekanan air.
  • Kontrol stabilitas guling, geser, eksentrisitas, dan daya dukung.
  • Generate quantity, RAB, gambar, laporan, dan cetak.

Apa itu Dinding Penahan Tanah?

Dinding Penahan Tanah atau DPT adalah struktur yang digunakan untuk menahan tekanan lateral tanah agar lereng, tebing, timbunan, atau badan jalan inspeksi tetap stabil. Pada pekerjaan sungai, DPT banyak digunakan untuk perlindungan tebing, pengamanan sempadan, perkuatan saluran, dan pengendalian gerusan lokal.

Perkuatan Tebing

Membantu menahan tanah di belakang struktur agar tebing sungai, saluran, atau jalan inspeksi tidak mengalami keruntuhan akibat tekanan lateral tanah.

Kontrol Air dan Drainase

DPT perlu dilengkapi sistem drainase belakang, filter, atau weep hole agar tekanan air tidak berkembang berlebihan di belakang dinding.

Stabilitas Struktur

Desain DPT harus diperiksa terhadap guling, geser, eksentrisitas, tekanan tanah dasar, daya dukung tanah, serta potensi gerusan kaki struktur.

Tipe DPT dalam Modul

Pada tahap awal, modul difokuskan untuk tiga tipe DPT yang paling relevan untuk pekerjaan sungai dan drainase, yaitu pasangan batu, beton bertulang tipe kantilever, dan bronjong.

Tipe Gravitasi

DPT Pasangan Batu

DPT pasangan batu bekerja dengan mengandalkan berat sendiri struktur. Tipe ini umum digunakan pada pekerjaan saluran, sungai kecil, drainase, dan perlindungan tebing dengan tinggi rendah sampai sedang.

Beton Bertulang

DPT Kantilever

DPT beton bertulang tipe kantilever terdiri dari stem, heel, dan toe. Tipe ini sesuai untuk lokasi dengan ruang terbatas dan kebutuhan dimensi struktur yang lebih ramping dibandingkan DPT gravitasi.

Fleksibel dan Permeabel

DPT Bronjong

DPT bronjong menggunakan kotak kawat berisi batu. Tipe ini fleksibel, relatif permeabel, dan banyak digunakan untuk perlindungan tebing sungai, saluran, serta pengamanan lereng yang memerlukan adaptasi deformasi.

Tahapan Perhitungan

Modul menyusun proses perhitungan DPT secara bertahap agar data input, asumsi, hasil analisis, dan rekomendasi teknis mudah ditelusuri dalam laporan.

Tahap 1

Data Teknis

Input awal mencakup nama pekerjaan, lokasi, nama sungai, tipe DPT, panjang struktur, tinggi tanah tertahan, dimensi awal, parameter tanah, kondisi air, surcharge, dan catatan teknis.

Tahap 2

Dimensi Awal

Modul memberikan rekomendasi dimensi awal sesuai tipe DPT. Rekomendasi ini bersifat indikatif dan harus diverifikasi melalui analisis stabilitas dan pertimbangan kondisi lapangan.

Tahap 3

Tekanan Tanah

Perhitungan mencakup koefisien tekanan tanah aktif, gaya tekanan tanah, tekanan akibat surcharge, serta tekanan air apabila terdapat muka air di belakang dinding.

Tahap 4

Stabilitas DPT

Memeriksa faktor keamanan terhadap guling dan geser, posisi resultan, eksentrisitas, tekanan maksimum dan minimum pada dasar pondasi, serta kecukupan daya dukung izin tanah.

Tahap 5

Quantity dan RAB

Quantity disusun dari geometri hasil analisis, kemudian RAB dapat dibuat dengan harga satuan manual atau integrasi ke data AHSP yang tersedia pada hidrologi.net.

Tahap 6

Gambar dan Laporan

Hasil analisis dapat dilengkapi gambar skematik DPT, tabel input, uraian perhitungan, rekomendasi teknis, quantity, RAB, dan cetak ringkasan dalam format laporan.

Acuan Teknis

Modul DPT disusun sebagai alat bantu perhitungan awal. Parameter tanah, daya dukung izin, muka air tanah, dan kondisi lapangan tetap harus diverifikasi berdasarkan hasil penyelidikan tanah dan evaluasi tenaga ahli.

SNI 8460:2017

Digunakan sebagai acuan utama aspek geoteknik, termasuk parameter tanah, daya dukung, tekanan tanah lateral, stabilitas pondasi, dan evaluasi kondisi tanah dasar.

SNI 2847:2019

Digunakan untuk DPT beton bertulang, khususnya desain stem, pelat dasar, tulangan lentur, tulangan geser, dan ketentuan detailing beton struktural.

SNI 1727:2020

Digunakan untuk pertimbangan beban tambahan, beban konstruksi, surcharge, serta kriteria beban minimum pada struktur yang relevan terhadap desain DPT.

Catatan Penggunaan Modul

Hasil perhitungan pada modul ini merupakan alat bantu pradesain dan kajian teknis awal. Untuk desain final, parameter tanah, kondisi hidraulik, potensi gerusan, kebutuhan drainase, mutu material, dan detail konstruksi harus diverifikasi berdasarkan data lapangan, penyelidikan tanah, survei topografi, dan kajian tenaga ahli.

Mulai Analisa DPT

Buat analisa baru untuk menjalankan alur perhitungan DPT dari data teknis, tekanan tanah, stabilitas, quantity, RAB, gambar, laporan, sampai cetak. Untuk tahap pengembangan, analisa dapat dibuat tanpa login.